Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Sri Mulyani: Pembiayaan Investasi per Agustus Capai Rp 61,8 Triliun

Kamis, 23 September 2021 | 14:40 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, realisasi pembiayaan investasi sejak Januari hingga Agustus 2021 telah mencapai Rp 61,8 triliun.

"Performa tunai APBN kita kemarin cukup baik sehingga kami bisa merealisasi investasi ini secara lebih dini," ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTA) September 2021 secara daring di Jakarta, Kamis (23/09/2021).

Dengan demikian, ia mengatakan realisasi pembiayaan investasi tersebut telah mencapai 33% dari target 2021, sangat tinggi jika dibandingkan realisasi Agustus 2020 yang hanya mencapai 11%.

Bendahara Negara merinci, realisasi investasi tersebut telah dicairkan kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebesar Rp 20 triliun, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Rp 12,5 triliun, dan Lembaga Manajemen Aset Nasional (LMAN) Rp 11,1 triliun.

Kemudian, untuk pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah senilai Rp 10 triliun, PT Hutama Karya (Persero) Rp 6,2 triliun, serta Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Rp 2 triliun.

"Kami berharap berbagai injeksi ini semuanya mengalir manfaatnya langsung ke masyarakat," tegas Sri Mulyani. Adapun untuk bulan Agustus 2021 saja, ia menuturkan bahwa realisasi pembiayaan investasi adalah sebesar Rp 13,27 triliun.

Ia memaparkan, pembiayaan investasi diberikan dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) kepada Hutama Karya sebesar Rp 6,21 triliun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera, melalui pembangunan infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk tiga ruas tol, yaitu Sigli-Banda Aceh, Kuala Tanjung-Parapat, dan Lubuk Linggau-Bengkulu.

Selanjutnya, Sri Mulyani menuturkan, pembiayaan investasi diberikan kepada LMAN senilai Rp 5,56 triliun untuk melaksanakan pendanaan pengadaan tanah proyek strategis nasional (PSN).

Lebih lanjut, PPDPP diberikan sebesar Rp 1,5 triliun untuk melaksanakan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), guna meningkatkan aksesibilitas Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR) kepada kredit perumahan dengan target pembuataan 157.500 unit rumah.

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN