Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN, Erick Thohir meresmikan fasilitas pengelolaan limbah hasil karya PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Surveyor Indonesia (Persero) di Kawasan Industri Medan, Sumatera Utara, Sabtu (27/11/2021).

Menteri BUMN, Erick Thohir meresmikan fasilitas pengelolaan limbah hasil karya PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Surveyor Indonesia (Persero) di Kawasan Industri Medan, Sumatera Utara, Sabtu (27/11/2021).

Erick Thohir Resmikan Fasilitas Pengelolaan Limbah Kolaborasi ADHI-Surveyor Indonesia

Sabtu, 27 November 2021 | 20:20 WIB
Thresa Desfika

JAKARTA, investor.id –  Menteri Badan Usaha Milik Negaara (BUMN), Erick Thohir meresmikan fasilitas pengelolaan limbah hasil kerjasama  PT Surveyor Indonesia/PTSI (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero). Fasilitas pengelolaan limbah ini dibangun di lingkungan Kawasan Industri Medan, Milik Adhi Karya (ADHI). 

Fasilitas pengelolaan limbah terpadu (FPLT)  ini merupakan pertama yang pertama yang dimiliki dan dikelola BUMN. Pembangunan fasilitas ini merupakan tindaklanjut atas nota kesepahaman kedua BUMN  untuk pengelolaan laboratorium pengujian limbah B3, penyusunan feasibility study (FS), serta pelatihan dan sertifikasi. 

Turut hadir dalam acara peresmian antara lain Direktur Utama PTSI M Haris Witjaksono dan Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Muchson. Direktur Utama PTSI M Haris Witjaksono menyatakan, fasilitas laboratorium pengujian limbah B3 Surveyor Indonesia sepenuhnya siap beroperasi.

"Guna meningkatkan proses bisnis dari kedua belah pihak menjadi lebih terintegrasi, Surveyor Indonesia akan memberikan jasa laboratorium uji dan juga monitoring lingkungan dalam pelayanan yang menyeluruh, khususnya dalam area kerja sama pengelolaan limbah," kata Haris dalam keterangan persnya, Sabtu (27/11).

Lebih lanjut ia  menjelaskan, langkah yang ditempuh kedua perusahaan merupakan perwujudan salah satu bentuk sinergi BUMN dalam mendukung percepatan program Go Green dari pemerintah. Nota kesepahaman  untuk  membanun fasilitas pengelolaan limbah dan sampah di Indonesia merupakan komitmen kolaborasi BUMN.  Kolaborasi ini bertujuan mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan mendukung arahan program pemerintah untuk Indonesia bebas limbah 2050. 

FPLT Kawasan Medan Tahap I yang dibangun ini terdiri dari empat FPLT yang memiliki unit incinerator dengan kapasitas 24 ton/hari, IPAL B3 dengan kapasitas 200 m3/hari, tempat pengumpulan sementara limbah seluas 800 m2, fasilitas pemanfaatan limbah B3, fasilitas laboratorium lingkungan, serta fasilitas pelatihan sertifikasi keahlian lingkungan.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN