Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jajaran direksi PT Sariguna Primatirta Tbk, Belinda Tanoko (Dirut) dan Melisa Patricia (Wadirut) bersama saat penanaman bibit pohon mangrove di kawasan hutan mangrove Wonorejo, Surabaya, Selasa (28/12/2021). Foto:Istimewa

Jajaran direksi PT Sariguna Primatirta Tbk, Belinda Tanoko (Dirut) dan Melisa Patricia (Wadirut) bersama saat penanaman bibit pohon mangrove di kawasan hutan mangrove Wonorejo, Surabaya, Selasa (28/12/2021). Foto:Istimewa

Kurangi Pemanasan Global, CLEO Tanam 55.000 Bibit Mangrove

Rabu, 29 Desember 2021 | 13:44 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, Investor.id-PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), emiten produsen air murni dalam kemasan (AMDK), melakukan penanaman 55.000 bibit pohon mangrove di kawasan hutan mangrove Wonorejo, Surabaya.

Wakil Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk Melisa Patricia mengungkapkan kegiatan yang menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut sebagai wujud kepedulian dan komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan hidup dan perbaikan ekosistem sejak tahun 2013.

“Penanaman bibit mangrove ini juga merupakan realisasi dari program Satu Botol Satu Pohon produk air minum dalam kemasan ramah lingkungan Cleo Eco Green. Produk ini dikemas menggunakan botol yang dibuat dari bahan plastik daur ulang, rPET,” ungkap Melisa di sela acara Penanaman 55.000 Bibit Pohon Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya, Selasa (28/12/2021).

Melisa mengatakan pemilihan hutan mangrove sebagai CSR perusahaan dalam rangka mendukung program pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 120 tahun 2020 tentang dorongan rehabilitasi mangrove di sembilan provinsi selama empat tahun sampai 2024. Pepres ini didasari laporan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Indonesia mengenai kerusakan ekosistem mangrove yang telah mencapai kategori kritis hingga 637.000 hektare pada 2020.

“Kondisi inilah yang mendorong kami untuk berkontribusi menanam 55.000 bibit mangrove di area konservasi mangrove Wonorejo, semoga langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga kelestarian lingkungan” kata Melisa.

Sementara itu, Pendiri CLEO Hermanto Tanoko menambahkan melalui program Cleo Eco Green dan Satu Botol Satu Pohon, pihaknya akan terus berkontribusi bersama konsumen untuk menjaga kelestarian lingkungan. “Karena alam telah memberikan yang termurni bagi kita untuk itu kita harus mengembalikan yang termurni pula bagi alam. Kemurnian itu akan lebih baik. Program ini akan terus diselenggarakan sebagai bagian dari produk Cleo Eco Green, semoga antusiasme konsumen semakin meningkat seiring dengan kesadaran kita semua untuk menjaga kelestarian lingkungan.” papar  Hermanto.

 

Editor : Amrozi (ros_amrozi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN