Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu Sri Mulyani Indrawati (Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu)

Menkeu Sri Mulyani Indrawati (Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu)

Menkeu: Pemerintah Kawal Terus Pemulihan Ekonomi

Selasa, 4 Januari 2022 | 15:39 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan, pemerintah akan terus mengawal pemulihan ekonomi nasional  serta memastikan dunia usaha dan masyarakat kembali bangkit dari krisis  akibat pandemi Covid-19.

“APBN mendukung pemulihan ekonomi dan terus mendukung reformasi perekonomian,” kata Menkeu dalam silaturahmi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (4/1).

Menkeu menjelaskan, pencapaian kinerja ekonomi pada 2021 yang berlangsung baik merupakan hasil sinergi dan kolaborasi semua pihak.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu), bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan terus mengawal pemulihan ekonomi nasional.

“KSSK akan terus bersinergi untuk memulihkan ekonomi dan mendukung reformasi struktural yang dilakukan pemerintah untuk menciptakan transformasi ekonomi yang makin produktif dan kompetitif,” tegas dia.

Selain menghadapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir, kata Menkeu, Indonesia masih akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang sangat dinamis.

Untuk mengatasi tantangan ke depan, menurut Sri Mulyani, pemerintah akan terus berkoordinasi dan bersinergi, terutama untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, dengan mengawal UU No 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

“UU ini menjadi landasan kita untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dalam forum KSSK dan menggunakan instrumen, baik fiskal, moneter, maupun sektor keuangan. Kebijakan regulasi di sektor keuangan oleh OJK luar biasa penting dalam menangani shock dalam perekonomian dan sektor keuangan kita,” papar dia.

Sri Mulyani menambahkan, guncangan akibat pandemi Covid-19 turut mengganggu denyut kegiatan ekonomi di Tanah Air. Pasalnya, pemerintah memutuskan untuk melakukan restriksi mobilitas masyarakat melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kemudian menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan tujuan mengendalikan penyebaran Covid-19.

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN