Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi harapan manusia terhadap bumi dan keyakinan peran teknologi untuk menopang keberlanjutannya. (IST)

Ilustrasi harapan manusia terhadap bumi dan keyakinan peran teknologi untuk menopang keberlanjutannya. (IST)

Pre-Summit  ke-3, Y20 Akan Bahas Planet yang Berkelanjutan dan Layak Huni

Sabtu, 14 Mei 2022 | 08:34 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Salah satu isu prioritas yang diangkat dalam Youth 20 (Y20) adalah planet yang berkelanjutan dan layak huni. Isu ini akan dibahas dalam Pre-Summit ke-3 akan berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pekan depan yakni 21-22 Mei 2022.

Co-chair Y20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar  mengatakan isu planet yang berkelanjutan layak huni ini merupakan isu harus dibahas dalam Y20. Pasalnya, isu tersebut menjadi suatu dilema bagi negara berkembang.

Sementara untuk negara maju membahas perubahan iklim sudah dilakukan bertahun-tahun. Bahkan negara maju telah memiliki kesepakatan menjadi standar untuk  isu tersebut, sehingga negara berkembang seperti Indonesia selama ini menjadi minoritas dalam pembahasan tersebut.

“Tapi tahun ini Y20 dilakukan di Indonesia di negara yang sedang berkembang dan topik ini kita angkat di Kalimantan Timur.  Di sana d memang  pasti banyak  hal yang sangat penting  terkait keberlangsungan planet di  Pulau Kalimantan,” ujarnya dalam acara Lunch Talk dengan tema; “ Y20: Kiprah Pemuda Dalam G20” disiarkan oleh  Beritasatu News Channel, Jumat (13/5/2022).

Dikatakan Michael, dalam Pre-Summit ke-3 tersebut, pihaknya mengundang para pemuda yang mewakili seluruh wilayah Kalimantan. Mereka yang menyaksikan langsung permasalahan saat ini, yakni di satu sisi ada pertumbuhan ekonomi  yang sudah dinantikan oleh masyarakat setempat  tetapi dari sisi yang lain juga  ada risiko terhadap  keberlangsungan alam.

“Kita harus duduk bersama-sama,  kita harus bahas  dari perspektif negara berkembang. Suara pemuda dari negara berkembang ini harus bisa kita suarakan. Tentu saya yakin semua pemuda  dari negara maju, negara berkembang  sama-sama memikirkan masa depan dunia. Tetapi bukan berarti negara berkembang  ini suara lebih kecil. Ada hal-hal yang kita juga punya  konsen dan realita yang kita hadapi yang berbeda dari negara-negara maju.  Itu  suatu hal yang harus muncul di Indonesia kali ini,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Y20 merupakan forum dialog resmi pemuda dalam presidensi G20 Indonesia. Pasalnya, presidensi G20 tahun ini, Indonesia tidak hanya  akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan pemerintah  dari negara-negara anggota  G20 serta negara undangan lainnya.

Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi serangkaian pertemuan kelompok-kelompok  keterlibatan  pemerintah, termasuk Y20. Adapun Y20 ini diselenggarakan oleh Indonesian Youth Diplomacy (IYD) yang  mendapat kepercayaan dari  pemerintah  menjadi penyelenggara Y20 Indonesia.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN