Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) di areal proyek PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto ilustrasi:: IST .

Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) di areal proyek PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto ilustrasi:: IST .

BCA Dukung Habitat Orangutan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:16 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung pelestarian lingkungan hidup. Salah satunya berupa pelestarian habitat orangutan yang bekerjasama dengan Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (BOSF) sejak 2012 silam.

Komitmen BCA dalam memperluas edukasi mengenai habitat orangutan pun kali ini diwujudkan melalui serial LDR “Lihat Dari Rumah” special bersama CEO BOS Foundation Dr. Ir. Jamartin Sihite dan BOSF Awareness Campaigner Richard Kyle. Virtual talkshow LDR tersebut disiarkan melalui kanal Instagram @goodlifebca dan Youtube SolusiBCA.

“Sejak tahun 2012, BCA telah berkomitmen untuk menyelamatkan habitat orangutan khususnya di wilayah Kalimantan. Seperti yang kita ketahui bersama, orangutan merupakan salah satu makhluk hidup yang memiliki kontribusi besar dalam kelestarian hutan. Indonesia sendiri menjadi negara yang memiliki habitat orangutan cukup banyak sekitar 90%. Tahun 2020 silam, BCA telah melakukan rehabilitasi terhadap 31 orangutan di Kalimantan,” ujar Inge Setiawati selaku EVP CSR BCA.

Inge Setiawati, Executive Vice President CSR BCA  dalam diskusi dalam Zooming with Primus - Membangkitkan Wisata Daerah Live di BeritaSatu TV, Kamis (17/9/2020). Sumber: BSTV
Inge Setiawati, Executive Vice President CSR BCA  Sumber: BSTV

Melalui tayangan LDR ini, kesadaran akan penyelamatan habitat orang utan kembali digaungkan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pentingnya menyelamatkan ini tidak lain karena peranan orangutan yang cukup dominan di hutan seperti membantu membuka tajuk hutan sehingga biji berkecambah dan membantu regenerasi hutan. Atas dasar tersebut juga, BOSF bersama BCA tidak pernah putus menyuarakan pentingnya rehabilitasi orangutan beserta penyelamatan habitatnya.

“Penyelamatan orangutan dan habitatnya tidak dapat dilakukan BOSF sendiri, kita semua, baik itu NGO penyelamatan orangutan lainnya, pemang ku kepentingan baik di pusat maupun di daerah, privat sektor seperti BCA, maupun masyarakat umum, perlu bergandengan tangan agar penyelamatan orangutan dan ha bitatnya dapat terwujud dan dapat hidup berdampingan,” ujar Dr. Ir. Jamartin Sihite.

Menyelamatkan orangutan dan habitatnya bukan hanya tugas BOSF, tapi juga kita sebagai generasi muda. Sebagai manusia kita mungkin sering menjadi pemicu perusak keseimbangan alam, tetapi kita juga adalah ha rapan terakhir untuk memulihkan keharmonisan alam.

Langkah yang paling mudah adalah mengubah perilaku kita terhadap alam dan sekitarnya, berkomitmen untuk mempelajari lebih jauh tentang resikonya terhadap satwa liar dan habitatnya serta mengurangi jejak karbon kita untuk menjaga bumi tetap sehat. Sebab apa yang kita lakukan sekarang akan berdampak pada generasi kita berikutnya.

Dukungan BCA melalui program CSR Bakti BCA terhadap pelestarian dan pelepasliaran orangutan juga dilaksanakan pada tahun 2021 ini.

Setidaknya lima orangutan tahun ini telah di kembalikan ke habitatnya. Selain dukungan terhadap orangutan, Bakti BCA juga terlibat dalam konservasi lingkungan, di antaranya melalui kegiatan pelestarian 14.700 pohon mangrove, 2.100 pohon di area gambut, dan pelepasliaran 8.909 ekor tukik, dan mengembangkan 12 Desa Binaan BCA sebagai upaya melestarikan dan mengoptimalkan potensi desa untuk mewujudkan ketahanan ekonomi perdesaan yang berkelanjutan.

Virtual talkshow LDR merupakan inisiatif yang dilakukan oleh BCA di tengah pandemi Covid-19 untuk mengajak masyarakat mengenal lebih banyak kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia melalui tayangan virtual.

Sejumlah tema besar telah diangkat dalam LDR seperti membahas mengenai desa wisata binaan BCA dengan serangkaian potensi wisatanya.

“Semoga kehadiran tayangan ini kian menumbuhkan rasa awareness masyarakat akan pelestarian lingkungan hidup baik itu fauna maupun flora. Telah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan ciptaan Tuhan yang maha indah ini,” tutup Inge.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN