Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Jokowi mengenakan sepatu seusai melepasliarkan anak penyu atau tukik di Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021). Foto: BPMI Setpres

Presiden Jokowi mengenakan sepatu seusai melepasliarkan anak penyu atau tukik di Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021). Foto: BPMI Setpres

Presiden Lepas Sepatu dan Naik Perahu di Cilacap

Minggu, 26 September 2021 | 16:50 WIB

CILACAP, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepaskan sepatu dan  berjalan nyeker alias tanpa alas kaki saat melepasliarkan tukik (anak  penyu)  ke laut, di Pantai Kemiren, Kecamatan Cilacap Selatan, Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021).

Berjalan nyeker di pantai sebetulnya hal biasa bagi kebanyakan orang. Namun hal seperti itu menjadi istimewa ketika Jokowi yang melakukannya di tengah acara resmi kunjungan kerjanya sebagai presiden.

Seperti yang terlihat dari foto-foto yang diunggah Biro Pers Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, anak-anak yang ikut serta melepasliarkan tukik justru memakai sandal.

Presiden Jokowi mengenakan sepatu seusai melepasliarkan anak penyu atau tukik di Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021). Foto: BPMI Setpres
Presiden Jokowi mengenakan sepatu seusai melepasliarkan anak penyu atau tukik di Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021). Foto: BPMI Setpres

Melalui pelepasliaran 1.500 tukik, Jokowi berharap kelestarian satwa penyu di Tanah Air dapat terus terjaga dan tidak punah.

Selain untuk menjaga kelestarian penyu, kegiatan pelepasan tukik juga dinilai dapat menciptakan ekosistem laut yang lebih sehat dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan di pesisir pantai maupun laut Indonesia.

Jokowi juga berharap kegiatan pelepasliaran tukik dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi dari masyarakat untuk makin menjaga kelestarian penyu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah juga akan melakukan kegiatan pelepasliaran tukik secara besar-besaran di seluruh wilayah Indonesia.

Program pelepasliaran tukik ini tidak hanya akan dilakukan di Cilacap melainkan juga akan dilakukan secara masif di seluruh pantai-pantai di seluruh Tanah Air.

Pelepasliaran tukik di Pantai Kemiren mengakhiri rangkaian kunjungan kerja Jokowi di Kecamatan Cilacap Selatan, Jawa Tengah. Sebelumnya, Jokowi menanam mangrove di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik perahu saat datang ke Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Kamis (23/9/2021) untuk menanam pohon mangrove bersama rakyat. Foto: Tangkapan Layar Video di YouTube Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik perahu saat datang ke Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Kamis (23/9/2021) untuk menanam pohon mangrove bersama rakyat. Foto: Tangkapan Layar Video di YouTube Setpres

Pada kesempatan penanaman mangrove, di luar agenda yang telah direncanakan, Jokowi menaiki perauh nelayan untuk menyeberangi sungai demi menyapa warga Desa Tritih Kulon secara langsung yang ada di seberang sungai.

Presiden Jokowi terlihat naik perahu dalam posisi berdiri. Tanpa berpegangan atau takut bergoyang, Jokowi di perahu tersebut bersama tiga nelayan yang mendayung.

Penumpang lain adalah Komandan Grup A Paspampres Anan Nurakhman yang mendampingi dan mengawal Presiden.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik perahu saat datang ke Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Kamis (23/9/2021) untuk menanam pohon mangrove bersama rakyat. Foto: Tangkapan Layar Video di YouTube Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik perahu saat datang ke Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Kamis (23/9/2021) untuk menanam pohon mangrove bersama rakyat. Foto: Tangkapan Layar Video di YouTube Setpres

Adapun pohon-pohon mangrove itu diharapkan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi, menghambat intrusi air, memperbaiki lingkungan pesisir, juga memperbaiki habitat di daerah pantai.

Dampaknya, pada akhirnya, juga pada peningkatan produksi ikan dan hasil laut lainnya, terutama kepiting.

Pemerintah melalui Badan Restorasi Gambut dan Mangrove maupun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan terus merehabilitasi mangrove.

Targetnya pada 2021 terdapat 34.000 hektare di seluruh Indonesia dan 600.000 hektare sepanjang 2021-2024.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN