Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Foto: Humas Kementerian PPN/Bappenas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Foto: Humas Kementerian PPN/Bappenas

11,6% Pegawai Bappenas Terpapar Covid-19

Rabu, 23 Juni 2021 | 15:21 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Bappenas mencatat secara akumulatif sejak tahun lalu hingga saat ini sebanyak 279 pegawai Bappenas terpapar Covid-19 atau setara 11,6% dari total keseluruhan pegawai mencapai 2.400 orang. Penyebaran Covid-19 juga semakin meningkat di perkantoran termasuk instansi Kementerian/Lembaga.

Apalagi Ibu kota dinilai menjadi provinsi dengan kasus harian Covid-19 yang cukup tinggi di tengah upaya percepatan dan peningkatan vaksinasi.

"Bappenas sendiri sekarang itu kumulatif dari tahun lalu hingga saat ini itu kira-kira 279 pegawai (terpapar Covid-19) dari jumlah pegawai sebanyak 2.400. Jadi, sekitar 12% kawan-kawan Bappenas kena Covid-19 cukup tinggi," ujar  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa dalam raker bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (23/6/2021).

Tak hanya di Kementerian PPN/Bappenas, kata Suharso, penyebaran Covid -19 juga sangat cepat terjadi di  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang saat ini dipimpin oleh Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

"Kemarin Menteri KKP menjelaskan kepada saya awalnya hanya ada 37 kasus baru, tiba-tiba dalam hitungan jam menjadi 52 dan satu orang meninggal dari eselon II," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa berdasarkan data Bappenas, tingkat vaksinasi yang tinggi di suatu daerah maka pertambahan kasus harian Covid-19 secara kumulatif cenderung menurun.

Tetapi untuk daerah dengan rasio vaksinasi yang tercatat rendah maka kecenderungan kenaikan kasus harian Covid-19  secara akumulasi justru relatif tinggi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kendati begitu, kasus aktif di Jakarta justru meningkat padahal vaksinasi terus ditingkatkan.

"Jadi Jakarta ini vaksinasinya tinggi tapi pertambahan kasus 7 harinya itu juga tinggi. Mengapa ini? Boleh jadi pasca dari mobilitas yang begitu kuat dari orang-orang Jakarta dan hampir semua kantor terkena dengan jumlah yang besar sekali," kata Suharso.

Dengan demikian,  Suharso berharap vaksinasi Covid -19 semakin dipercepat agar Indonesia bisa segera terbebas dari pandemi Covid -19. Selain itu ia mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kita doakan semoga ini segera lewat, pulih. Jadi yang penting memang vaksinasi dan meskipun yang terkena sebagian besar yang telah divaksin dua kali," imbuhnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN