Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lahan Tebu

Lahan Tebu

PTPN X Luncurkan Kartu Tani Sehat bagi 6.000 Petani

Selasa, 25 Juni 2019 | 18:16 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id-PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) menggandeng anak usahanya, PT Nusantara Medika Utama (NMU), meluncurkan Kartu Tani Sehat (KTS) untuk 6.000 orang petani binaan PTPN X. Saat ini, hampir 92% bahan baku tebu yang diproses oleh pabrik gula di lingkungan PTPN X berasal dari para petani tebu tersebut. KTS yang diberikan kepada petani tebu itu memberikan prioritas layanan kesehatan bagi petani untuk berobat di empat rumah sakit dan 22 klinik di bawah naungan NMU.

Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, sebagai produsen gula, selama ini PTPN X menjalin kerja kemitraan dengan 6.000 petani tebu yang sekaligus menjadi binaannya. Dengan begitu besarnya kontribusi petani tebu yang menjadi mitranya tersebut, PTPN X pun ingin menjalin kerja sama dengan mereka lebih dari sekadar kepentingan bisnis semata. “Kami ingin lebih dalam lagi dalam menjalin hubungan dengan mereka yang saling membutuhkan. Untuk itu, kami bekerja sama dengan NMU untuk memberikan akses kesehatan kepada petani pada layanan kesehatan yang eksekutif. Karena satu keluarga, tentu ada prioritas untuk mereka,” kata Dwi.

Dwi mengatakan hal itu usai peluncuran KTS di Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/6). Dwi menjelaskan, keuntungan yang didapat petani tebu dari penggunaan KTS di antaranya prioritas antrian rawat jalan di poli eksekutif, diskon 10% untuk tarif kamar rawat inap, diskon 10% untuk paket medical check up, diskon 5-10% layanan facial mesotheraphy di seluruh klinik kecantikan ESME, diskon 5% untuk layanan farmasi, laboratorium dan radiologi, diskon 10% layanan di Griya Battra RS Gatoel, gratis laundry selama opname untuk pasien VIP, super VIP atau president suite, gratis satu kali layanan home care/home visit setelah pulang dari rawat inap, dan gratis layanan ambulans dalam kota ketika pulang dari rawat inap. “Kartu ini tidak hanya berlaku untuk petani selaku kepala keluarga, tetapi juga untuk keluarganya. Sehingga kurang lebih sebanyak 24 ribu masyarakat akan terbantu dengan adanya kartu tersebut,” jelas Dwi.

Harapannya, sambung dia, dengan adanya KTS maka kesehatan para petani tebu semakin terjamin dan mampu meningkatkan kemitraan antara petani dengan PTPN X. Dengan begitu, PTPN X dan petani dapat terus bersinergi guna meningkatkan kontribusi produksi gula di Indonesia. “Semoga langkah kami ini bisa terus diberi kemudahan dan semakin banyak masyarakat yang bisa kami bantu,” ujar dia.

Selain KTS, PTPN X juga telah memberikan pelayanan dan dukungan kepada petani tebu, di antaranya adalah PTPN X berperan sebagai avalis untuk biaya usaha kebun, pemberian bantuan bibit unggul, perbaikan saluran irigasi melalui program CSR, dan pemberian pelatihan kepada petani tebu milenial. Seluruh program tersebut merupakan wujud BUMN Hadir Untuk Negeri. “Ke depannya, akan banyak program-program guna meningkatkan pelayanan kepada petani,” ungkap Dwi.

Direktur Utama NMU Ary Sylviati menambahkan, NMU saat ini mengoperasikan empat rumah sakit, yaitu RS Gatoel Mojokerto, RS HVA Toeloengredjo Pare Kediri, RS Perkebunan Jember, dan RS Medika Utama Blitar. Keempatnya telah terakreditasi paripurna oleh KARS. Akreditasi rumah sakit merupakan pengakuan jaminan kualitas dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. “Akreditasi paripurna oleh KARS membuktikan seluruh rumah sakit NMU menjunjung tinggi kualitas pelayanan dan seluruh unit NMU siap memberikan prioritas pelayanan kepada para petani,” kata dia.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN