Menu
Sign in
@ Contact
Search
Alasan strategis Kaltim jadi lokasi ibu kota baru

Alasan strategis Kaltim jadi lokasi ibu kota baru

Sukanto Tanoto Siap Kembalikan Konsesi ke Pemerintah

Jumat, 20 September 2019 | 17:25 WIB
Tri Listiyarini (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id-Pengusaha nasional Sukanto Tanoto siap mengembalikan konsesi lahan hutan tanaman industri (HTI) di Kalimantan Timur (Kaltim) kepada pemerintah untuk digunakan sebagai lokasi ibu kota RI yang baru. Sukanto Tanoto memiliki areal konsesi HTI di wilayah Kaltim dengan bendera PT ICTI Hutani Manunggal (IHM).

Sukanto Tanoto, melalui Direktur Hubungan Korporasi APRIL Group Agung Laksamana, mengatakan, akan mengikuti arahan pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara baru. Artinya, apabila pemerintah meminta kembali konsesi HTI IHM maka hal itu akan dijalankan. “Semua hal terkait pemindahan ibu kota negara, kami ikuti arahan pemerintah,” kata Agung Laksamana saat dikonfirmasi Investor Daily di Jakarta, Jumat (20/9).

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro membenarkan bahwa sebagian lahan yang ditargetkan menjadi tempat pemindahan ibu kota baru di Kaltim tersebut tercatat atas nama IHM yaitu sebuah perusahaan tempat Sukanto Tanoto tercatat sebagai memegang saham. Tetapi, kepemilikan tersebut dalam rangka hak konsesi HTI, sehingga secara kepemilikan sah lahan tersebut tetap berada pada pemerintah.

Bambang Brodjonegoro menjelaskan, pemerintah segera mencabut status konsesi HTI untuk IHM dengan proses yang diupayakan tidak lebih dari sebulan. Ini dilakukan karena tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional pembangunan ibu kota negara yang baru di Kaltim. “Ketika dapat HTI pasti sudah diberitahu bahwa kalau ada kebutuhan nasional bisa diambil atau ditarik, diambil setengah atau sepenuhnya,” ujar Bambang.

Agung mengakui, peran IHM sebagai pemasok bahan baku bagi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), anak perusahaan APRIL Group lainnya yang bergerak di bidang produksi bubur kertas (pulp) dan kertas, cukup strategis. IHM memproduksi kayu akasia dan ekaliptus yang merupakan bahan baku bubur kertas. Namun demikian, APRIL Group belum bisa memastikan kerugian operasional RAPP apabila pasokan bahan baku dari IHM terhenti.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com