Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut BRI Sunarso

Dirut BRI Sunarso

SELAIN SUKU BUNGA ACUAN,

2 Faktor Ini Penting untuk Pertumbuhan Kredit

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:04 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sunarso mengungkapkan, penurunan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) bukan merupakan satu-satunya faktor yang bisa menggenjot pertumbuhan kredit. Ada faktor-faktor lain yang menurutnya juga sangat penting untuk mendorong pertumbuhan kredit.

“Kita punya data, di tahun-tahun sebelum 2015, suku bunga KUR itu 22%, dan waktu itu kredit bisa tumbuh 22% bahkan 25%. Kemudian setelah itu suku bunga KUR diturunkan menjadi 7% saja yang dibayarkan oleh nasabah, sisanya disubsidi. Ketika suku bunga yang dibayarkan oleh masyarakat 7% itulah justru pertumbuhan kredit tidak pernah sampai double digit. Jadi kita simpulkan bahwa pertumbuhan kredit tidak semata-mata didorong oleh penurunan suku bunga,” kata Sunarso dalam acara Economic Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

Karena itu, jika ingin menumbuhkan kredit, perlu juga mendorong faktor lainnya selain menurunkan suku bunga kredit di perbankan, yaitu konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat. Dua faktor inilah yang harus dikolaborasikan dengan kebijakan bank sentral.

“Pertumbuhan kredit itu sebetulnya yang paling menentukan adalah konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat,” kata Sunarso.

Sebagai informasi, sepanjang 2020, suku bunga acuan BI sudah turun 125 basis poin menjadi 3,75% pada akhir Desember 2020. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada 17-18 Februari Desember 2020, suku bunga acuan juga kembali diturunkan sebesar 25 basis poin menjadi 3,5%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN