Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi: Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi  ( Foto: TASOS KATOPODIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP )

Ilustrasi: Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ( Foto: TASOS KATOPODIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP )

20 Menit, Pelosi dan Mnuchin Bertelepon Bahas Stimulus

Kamis, 8 Oktober 2020 | 07:13 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin melakukan panggilan telepon selama 20 menit untuk membahas RUU mandiri untuk memberikan bantuan kepada sektor maskapai penerbangan yang kesulitan.

Mereka setuju untuk pembahasan lebih detail pada Kamis, demikian juru bicara Pelosi mengatakan dalam sebuah posting di Twitter pada hari Rabu.

Presiden Donald Trump menangguhkan pembicaraan bantuan virus corona pada Selasa malam, tetapi mengatakan dia akan tetap terbuka untuk tagihan mandiri tentang beberapa topik, termasuk maskapai penerbangan.

Maskapai penerbangan AS sekali lagi mengulurkan harapan untuk bantuan penggajian $ 25 miliar lagi setelah Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin membahas kemungkinan undang-undang mandiri untuk sektor maskapai penerbangan yang sedang berjuang di tengah pandemi, pada hari Rabu.

Percakapan mereka adalah yang terbaru dari serangkaian perkembangan yang bergejolak tentang prospek bantuan dalam beberapa pekan terakhir untuk maskapai penerbangan, yang pekan lalu mulai mencabut puluhan ribu karyawan.

Percakapan Pelosi dengan Mnuchin terjadi ketika Pemerintah Trump mengisyaratkan kemungkinan undang-undang sedikit demi sedikit disepakati.

Komponen kunci dari bantuan maskapai penerbangan baru adalah mempertahankan pekerja tetap bekerja selama enam bulan lagi. Program dukungan penggajian maskapai penerbangan senilai $ 25 miliar telah berakhir pada 30 September.

American Airlines dan United Airlines memulai cuti 32.000 pekerja minggu lalu, dan puluhan ribu lainnya di maskapai penerbangan tersebut dan lainnya telah setuju untuk pergi secara sukarela atau mengurangi jam kerja. Southwest Airlines telah memperingatkan mereka harus melakukan cuti pertama dalam sejarahnya jika para pekerja tidak setuju untuk membayar pemotongan tanpa adanya bantuan federal.

Maskapai penerbangan A.S. mendesak para pemimpin DPR dan Senat untuk mengajukan RUU mandiri dalam sebuah surat pada hari Rabu. Sebab, jika tidak segera disepakati akan lebih banyak lagi warga AS kehilangan pekerjaan, yang diperkirakan terjadi di seluruh industri dalam beberapa minggu mendatang. Surat itu ditandatangani oleh lobi industri utama Airlines for America dan selusin serikat pekerja.

Permintaan bantuan maskapai penerbangan mendapat dukungan bipartisan yang luas. Tetapi minggu lalu Ketua Komite Transportasi Rumah Peter DeFazio gagal memenangkan persetujuan bipartisan mandiri untuk maskapai penerbangan. Beberapa anggota Partai Republik keberatan.

Pelosi meminta Mnuchin melalui telepon pada hari Rabu untuk meninjau tagihan DeFazio "sehingga mereka dapat melakukan percakapan yang terinformasi," tulis juru bicaranya, Drew Hammill, di Twitter.

Upaya terpisah yang dipimpin Partai Republik untuk meloloskan undang-undang mandiri di Senat juga gagal setelah mendapat tentangan dari tiga senator Republik termasuk Rick Scott dari Florida.

Seorang juru bicara Scott mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa dia sedang menunggu untuk mendengar apakah amandemen proposal itu akan mendapatkan suara.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN