Menu
Sign in
@ Contact
Search
LNG

LNG

PLN Jadi Calon Pembeli LNG Proyek Masela

Kamis, 19 Desember 2019 | 13:29 WIB
Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan PT PLN (Persero) berkomitmen membeli gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dari Proyek LNG Abadi, Blok Masela sekitar 2-3 juta ton per tahun.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan, pihaknya dan Inpex Masela Ltd telah memperoleh komitmen pembelian LNG dari beberapa perusahaan, salah satunya PLN. Namun, pembelian LNG ini masih menunggu PLN memastikan kebutuhan gasnya di masa mendatang.

“Kami sudah dapat gambaran dari PLN, mungkin 2-3 juta ton per tahun. Hanya saja, PLN masih menunggu revisi RUPTL (Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik) dan nanti persetujuan RUPTL ke depan,” kata dia usai Sosialisasi Proyek LNG Abadi Kepada Industri Nasional Penunjang Hulu Migas, Kamis (19/12).

Menurutnya, perusahaan lain juga telah menyatakan minatnya untuk menyerap LNG dari Proyek Abadi. Salah satu perusahaan ini yakni perusahaan LNG asal Jepang, Tokyo Gas. Sehingga, hingga kini, sekitar 40-50% dari total estimasi produksi LNG proyek ini sebesar 9,5 juta ton per tahun sudah memiliki komitmen pembelian.

Diceritakannya, Inpex sebenarnya telah berkeliling ke berbagai negara menawarkan LNG yang dihasilkan Proyek Abadi. Hanya saja, saat ini pasar dunia memang tengah kelebihan pasokan gas, sehingga pemasaran LNG domestik ini cukup menantang. Adanya komitmen pembelian ini pun baru akan mengikat setelah perusahaan calon pembeli mengirimkan letter of intent (LoI).

“Dari pihak marketing yang ditunggu itu kan LoI dari perusahaan-perusahaan bahwa memang dia akan mengambil pada jumlah tertentu. Ini segera, beberapa kawan sudah bergerak. Yang paling [jelas] kan PLN,” jelas Dwi. Meski sudah memiliki komitmen pun, diakuinya belum ada pembicaraan soal harga gas. Pasalnya, harga gas nantinya akan mengikuti harga yang ada di pasar internasional.

Selain LNG, tambah Dwi, Proyek Abadi juga akan mengalirkan gasnya melalui pipa untuk wilayah sekitar sebesar 150 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd). Menurutnya, calon pembeli untuk pasokan gas ini juga sudah ada. “Gas pipa yang minat untuk yang bangun petrokimia di sana juga sudah ada,” ujarnya.

Dwi menjelaskan, produksi gas dari Proyek Abadi diutamakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Artinya, jika perusahaan dalam negeri tidak ada lagi yang menyerap, maka pasokan gas akan ditawarkan ke pembeli internasional. Di dalam negeri, selain PLN, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk disebutnya juga berminat menyerap gas dari Proyek Abadi.

“Kalau kita lihat dari gas balance, kemungkinan decline dari existing [blok migas], nanti sampai 2027 ditambah gas pipa, kami sudah menghitung kira-kira 60% untuk dalam negeri dan ekspor 40%,” papar dia.

Ditegaskannya, komitmen pembelian gas ini penting untuk kelanjutan pengembangan Proyek LNG Abadi. Pasalnya, lembaga keuangan baru akan mau memberikan pendanaan jika Inpex telah memiliki komitmen pembelian dari konsumen akhir.

Sembari memasarkan gasnya, Inpex kini juga tengah merampungkan analisis dampak lingkungan (Amdal) dan menyusun desain rinci (front end engineering desain/FEED) proyek ini. Komitmen pembelian gas dan FEED ini dibutuhkan untuk penyelesaian keputusan akhir investasi (final investment decision/FID). Setelah FID tercapai, Proyek Abadi akan masuk tahap konstruksi.

SKK Migas menargetkan Proyak Abadi akan mulai berproduksi pada 2027. Proyek ini diproyeksikan menghasilkan gas sebesar 9,5 juta ton per tahun dalam bentuk LNG dan 150 mmscfd untuk gas pipa.

Inpex Corporation melalui afiliasinya, Inpex Masela Ltd, telah menandatangani amendemen kontrak kerja sama (production sharing contract/PSC) Blok Masela. Kontrak blok migas ini diperpanjang 27 tahun sehingga kontraknya berakhir pada 2055 dari awalnya 2028.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com