Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Budi Karya Sumadi. Foto: IST

Budi Karya Sumadi. Foto: IST

2021, Kemenhub Kembangkan Konektivitas 6 Tujuan Wisata

Kamis, 23 Januari 2020 | 18:22 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan lima program yang menjadi agenda utama pada 2021.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, kelima program itu adalah membangun konektivitas transportasi mendukung sektor pariwisata, sektor logistik, daerah TPK (terpencil, perbatasan dan kepulauan), ibu kota negara baru, serta pengembangan sumber daya manusia. Untuk pengembangan konektivitas sektor pariwisata akan difokuskan ke enam daerah.

“Dalam pemikiran kita adalah pemikiran yang merupakan visi Presiden. Tahun depan kita melanjutkan lagi enam tujuan wisata prioritas itu Wakatobi, Morotai, Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, dan Bromo Tengger Semeru. Itu menjadi prioritas,” jelas Menhub di Jakarta, Kamis (23/1).

Menhub menekankan, sebagaimana arahan Presiden dalam kunjungan kerja di Labuhan Bajo, terhadap dukungan pada lima daerah pariwisata super prioritas harus tuntas pada tahun ini, sehingga di tahun 2021 akan melanjutkan dan menuntaskan dukungan terhadap enam daerah prioritas wisata lainnya.

Adapun Kemenhub mengadakan rapat koordinasi penyusunan pagu kebutuhan rencana kerja dan anggaran (RKA) tahun 2021 pada Kamis (23/1).

Rapat itu dihadiri oleh 235 peserta yang terdiri dari pejabat eselon I dan II Kemenhub, kepala satuan kerja di lingkungan Kemenhub, kepala dinas perhubungan, dan Bappeda di seluruh wilayah Indonesia. Menhub menyebut bahwa rapat ini merupakan kick off meeting untuk membicarakan program kerja di tahun 2021.

“Ini kick off untuk bicara tahun 2021. Jadi biasanya kita mendapatkan masukan dari Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, dan BPK. Setelah itu kita bahas secara kualitatif apa saja, lalu masing-masing sektor mengeksekusi perencanaannya. Sehingga pada bulan November perencanaannya sudah matang,”terang Menhub.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN