Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perumahan subsidi di Indonesia

Perumahan subsidi di Indonesia

2021, PUPR Alokasikan Kuota Anggaran Rumah Subsidi Rp 19,1 Triliun

Sabtu, 19 September 2020 | 14:46 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -Tahun 2021 pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran FLPP (Fasilitas likuiditas Pembiayaan Perumahan Rakyat) yang disalurkan oleh PPDPP (Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp 19,1 triliun.

“Pendanaan bagi pembiayaan rumah bersubsidi tersebut Rp16,62 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni dan Rp2,5 triliun dari dana bergulir, sehingga total alokasi anggaran Rp 19,1 trilun untuk 157.500 unit rumah,” ungkap Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, dalam siaran pers, Sabtu (19/9).

Menurut Arief, angka tersebut cukup tinggi dibandingkan dengan alokasi anggaran Tahun 2020 sebesar Rp11 triliun. Pada tahun 2021 merupakan tantangan dalam melakukan penyaluran FLPP untuk dapat lebih cepat dibandingkan tahun 2020.

Oleh karena hal tersebut, Arief menargetkan di akhir tahun 2020 ini diharapkan sisa pekerjaan tahun ini dapat selesai di akhir Oktober 2020, sehingga November dan Desember 2020 digunakan sebagai agenda persiapan akselerasi untuk tahun anggaran (TA) 2021 bersama bank pelaksana agar dapat lebih efektif, efisien, produktif, dan akuntabel.

“Mudah-mudahan kita bisa segera diselesaikan seluruh target, pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan tersendiri,” kata Arief.

Arief menyebutkan untuk alokasi kuota di tahun 2021 dibagi berdasarkan provinsi,  dimana setiap 3  bulan Bank pelaksana dapat mengajukan perubahan provinsi bersamaan dengan kegiatan evaluasi triwulanan bank pelaksana.

Hingga per 18 September 2020, PPDPP mampu menyalurkan dana FLPP hingga 89.807 unit rumah dengan nilai Rp9,1 triliun atau setara dengan 87,62%. Sehingga total penyaluran FLPP yang dilakukan oleh PPDPP perode 2010 hingga 2020 telah mencapai 745.409 unit atau senilai Rp 53,51 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN