Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih (kiri) saat meninjau pemuatan 33 ribu ton pupuk Urea untuk ekspor ke Meksiko di Pelabuhan Petrokimia Gresik, Jumat (27/3/2020). Foto: Istimewa

Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih (kiri) saat meninjau pemuatan 33 ribu ton pupuk Urea untuk ekspor ke Meksiko di Pelabuhan Petrokimia Gresik, Jumat (27/3/2020). Foto: Istimewa

Petrokimia Gresik Ekspor 203 Ribu Ton Pupuk ke India dan Meksiko

Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:31 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

GRESIK, investor.id - Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri, akan mengekspor 203 ribu ton pupuk ke India dan Meksiko selama sebulan ke depan. Pupuk yang diekspor itu terdiri dari 125 ribu ton pupuk NPS dan 78 ribu ton pupuk Urea.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengatakan, sebanyak 125 ribu ton pupuk NPS itu akan diekspor ke India. Sedangkan untuk pupuk Urea, masing-masing sebanyak 45 ribu ton ke India dan 33 ribu ton ke Meksiko.

“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Petrokimia Gresik mengekspor pupuk ke Meksiko. Sebelumnya, kami lebih banyak bermain di pasar regional Asia seperti India, Filipina, dan Sri Lanka,” katanya, Jumat (27/3/2020).

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini memang sangat berdampak terhadap perdagangan dan perekonomian global. Namun, dia menegaskan hal itu tidak mengganggu kinerja penjualan ekspor pupuk Petrokimia Gresik.

“Justru ini menjadi peluang, karena demand dari berbagai negara tetap tinggi, namun supply-nya berkurang karena negara-negara penyuplai pupuk seperti Tiongkok menghentikan ekspor akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih (kiri) saat meninjau pemuatan 33 ribu ton pupuk Urea untuk ekspor ke Meksiko di Pelabuhan Petrokimia Gresik, Jumat (27/3/2020). Foto: Istimewa
Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih (kiri) saat meninjau pemuatan 33 ribu ton pupuk Urea untuk ekspor ke Meksiko di Pelabuhan Petrokimia Gresik, Jumat (27/3/2020). Foto: Istimewa

Dengan peluang itu, Rahmad kian optimistis pada 2020 ini Petrokimia Gresik akan kembali mencetak rekor penjualan ekspor dengan menargetkan ekspor pupuk komersil ZK, NPK, NPS, dan Urea sebanyak 435 ribu ton, atau naik 10 persen dibandingkan ekspor 2019 sebesar 392 ribu ton yang merupakan capaian ekspor tertinggi sepanjang sejarah Petrokimia Gresik.

“Kami berharap upaya ekspor ini juga dapat membantu pemerintah dalam menekan defisit neraca perdagangan,” papar Rahmad.

Dia menjamin bahwa ekspor pupuk ini sama sekali tidak akan menggangu pasokan pupuk bersubsidi nasional. Pasalnya, dari 7,9 juta ton alokasi pupuk bersubsidi nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, Petrokimia Gresik bertanggung jawab atas penyaluran sekitar 4,1 juta ton, sedangkan sisanya menjadi tanggungjawab produsen pupuk lain anggota holding Pupuk Indonesia.

Sementara kapasitas produksi pupuk Petrokimia Gresik saat ini mencapai 8,9 juta ton per tahun, terdiri dari 3,9 juta ton produk non-pupuk dan 5 juta ton produk pupuk. Ditambah 1,5 juta ton pupuk organik yang diproduksi melalui Mitra Produksi Petroganik di berbagai daerah.

“Sehingga kesempatan kami untuk memperluas pasar pupuk komersil, baik ekspor maupun domestik, masih sangat terbuka lebar,” kata Rahmad.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN