Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pada sesi webinar dengan Sandiaga Uno dengan tema Menjadi Investor di Masa Pandemi Covid-19.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pada sesi webinar dengan Sandiaga Uno dengan tema Menjadi Investor di Masa Pandemi Covid-19.

Kepala BKPM: Anak Muda Ayo Jadi Pengusaha

Rabu, 20 Mei 2020 | 22:51 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Laju perekonomian Indonesia masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik sebagai imbas pandemi Covid -19. Kondisi ini menyebabkan terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah pekerja yang di-PHK dan dirumahkan di tengah pandemi sejauh ini mencapai 2,9 juta yang terdiri dari 1,7 juta yang sudah terdata dan 1,2 juta yang masih dalam proses validasi data.

Menanggapi situasi tersebut, saat ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tengah mempersiapkan beberapa langkah untuk mendorong perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah dengan mempermudah izin usaha bagi mereka yang ingin mulai membuka usaha di tengah pandemi Covid -19, khususnya di beberapa sektor strategis.

"Kami sedang mendeteksi bagian yang tak terganggu Covid-19, menjalankan garis kebijakan besar Pak Jokowi tentang transformasi ekonomi. Beberapanya adalah sektor yang dibutuhkan seperti kesehatan, pangan, energi, serta komunikasi dan teknologi. Untuk sektor alat kesehatan saja, kami bisa mengeluarkan izin sebanyak 4500 sampai 5000 setiap harinya," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat melakukan sesi webinar dengan Sandiaga Uno dengan tema "Menjadi Investor di Masa Pandemi Covid-19".

Mantan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2015-2019 tersebut menambahkan bahwa BKPM terus mendorong investasi besar maupun kecil untuk dapat bermitra dengan para pengusaha nasional, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini bermaksud untuk semakin meningkatkan investasi dalam negeri.

"Corona memberikan dampak TSM (Terstruktur Sistematis dan Masif) terhadap ekonomi menjadi lesu, sangat diperlukan kreativitas dan inovasi untuk terus bertahan. Era baru ini merupakan sebuah momentum untuk bertumbuh. Oleh karena itu saya mengajak kepada para anak muda Indonesia, Ayo Jadi Pengusaha agar bisa menaikkan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Kita juga pastikan investasi dari luar ke Indonesia itu gandeng UMKM, gandeng pengusaha nasional dan daerah," lanjutnya.

Belakangan Indonesia sedang sangat membutuhkan banyak lapangan kerja baru untuk menampung tenaga kerja yang terkena PHK atau terpaksa di rumahkan.

Bahlil mengatakan, dengan banyaknya masyarakat yang beralih profesi menjadi pengusaha, poros perekonomian Indonesia akan mulai bergerak lagi sedikit demi sedikit.

"Di balik kesusahan ada secercah harapan yang harus kita gapai, untuk itu mari kita semua manfaatkan kondisi ini sebaik mungkin untuk bangkit bersama. Walaupun kondisi sedang sulit, kita harus selalu optimis, terus bekerja keras, dan tentu saja banyak berdoa kepada Tuhan yang maha esa," tutupnya. (gr)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : PR

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com