Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo Foto: PUPR

Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo Foto: PUPR

Bendung Karet Tirtonadi akan Turunkan Elevasi Banjir 2,1 Meter

Rabu, 10 Jun 2020 | 12:23 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo.

"Rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi merupakan bagian dari pekerjaan normalisasi Kali Pepe Hulu sepanjang 3.200 meter," terang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam pernyataan resminya yang diterima Investor Daily, Rabu (10/6).

Lebih lanjut, kata Basuki, Bendung Karet Tirtonadi akan mampu menurunkan elevasi banjir 2,1 meter dan mengurangi risiko banjir seluas 110 hektar di beberapa wilayah di Kota Solo seperti Kecamatan Banjarsari.

Menurutnya, pada saat musim kemarau, pintu bendung akan ditutup supaya menjadi long storage yang bisa menampung air kurang lebih 1 juta m3.

Advertisement
Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo Foto: PUPR
Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo Foto: PUPR

Sedangkan saat musim hujan, pintu bendung akan dibuka dengan kapasitas pengaliran air 1.048 m3 per detik, atau lebih besar dari debit awal 390 m3 per detik, sehingga berguna meningkatkan kapasitas debit sungai.

Di samping itu, penataan kawasan Bendung Karet Tirtonadi juga termasuk bagian dari upaya untuk mengedukasi publik tentang pentingnya air dan pengelolaan sumber-sumber air yang berkelanjutan. 

“Pengelolaan air adalah urusan kita bersama termasuk masyarakat sebagai pemakai air. Karena itu, kita wajib melestarikan keberadaan sumber air, seperti tidak membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

Seperti diketahui, rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi menerapkan inovasi kantong karet yang dipasang melintang sungai untuk menaikkan tinggi muka air.

Teknologi tersebut juga dilengkapi gate panel yang terbuat dari baja dengan ketebalan 16 mm dan tinggi 305 cm saat pembendungan dan 32 cm saat kondisi flat.

Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo. Foto: PUPR
Bendung Karet Tirtonadi dan normalisasi Kali Pepe dari hulu hingga hilir untuk mengendalikan banjir di Kota Solo. Foto: PUPR

Basuki berharap, kehadiran Bendung Karet Tirtonadi tidak hanya sebagai pengendali banjir dan tampungan air baku, tapi juga sebagai objek wisata edukasi.

Pasalnya, sebelum Pandemi Covid-19, Bendung Karet Tirtonadi seringkali menjadi tujuan wisata masyarakat untuk beragam kegiatan seperti bersantai, pertunjukan seni, berolahraga maupun sekadar swafoto.

Adapun pembangunan rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi dikerjakan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air selama 810 hari kalender pada tahun 2016-2018, dengan anggaran sebesar Rp 182,3 miliar. (c01)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com