Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga bersama istri termasuk dalam deretan pejabat yang mengikuti upacara virtual peringatan HUT ke-75 RI.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga bersama istri termasuk dalam deretan pejabat yang mengikuti upacara virtual peringatan HUT ke-75 RI.

PERINGATI HUT KE-75 RI,

Jerry Sambuaga: Merdeka dalam Perdagangan Itu Mutlak

Rabu, 19 Agustus 2020 | 07:50 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI kali ini dilakukan berbeda. Dalam kondisi wabah Covid-19, upacara digelar sederhana.

Presiden dan wakil presiden beserta istri melakukan upacara fisik dengan peserta yang sangat terbatas di istana negara. Sedangkan pejabat dan seluruh rakyat Indonesia mengikuti secara virtual melalui tayangan televisi maupun kanal internet.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga bersama istri termasuk dalam deretan pejabat yang mengikuti upacara virtual peringatan HUT ke-75 RI. Meskipun virtual, Jerry terlihat khidmat dan total dalam mengikuti setiap sesi upacara. Menghadap layar kaca dengan sikap sempurna, ia memakai pakaian adat Minahasa sementara sang istri memakai adat Batak Tapanuli.

Jerry memiliki pandangan sendiri soal makna perayaan kemerdekaan dalam konteks pandemi. Menurutnya, kata kuncinya adalah optimis dan terus bekerja keras mengisi kemerdekaan.

“Selalu optimistis. Ingat, kita bangsa Indonesia ini dibentuk oleh berbagai macam krisis, termasuk krisis akibat pandemic ini. Dan hasilnya kita tetap survive dan berkembang. Jadi saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi kita semua bisa melalui ini," kata Jerry, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8).

Kerja keras yang dimaksud Jerry harus dilakukan oleh semua elemen bangsa sehingga bisa memberikan kontribusi total di bidang masing-masing. Dia Bersama dalam jajaran Kemendag tengah bekerja keras untuk menjaga kepentingan perdagangan Indonesia.

Menurutnya banyak agenda perdagangan yang harus dijaga dan ditingkatkan. Di dalam negerim Wamendag menyebut ketersediaan dan stabilitas kebutuhan masyarakat, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui perdagangan dan peningkatan efektivitas dan efisiensi perdagangan.

Sedangkan ke luar, Jerry menyebut perluasan pasar ekspor, peningkatan nilai tambah produk ekspor dan perdagangan antar negara yang adil dan terbuka.

“Merdeka dalam perdagangan itu harus. Itu visi saya dan teman-teman di Kemendag dalam mengisi Kemerdekaan. Kita total, extraordinary dan transformatif melakukannya sebagaimana arahan presiden dalam Pidato di depan Sidang MPR kemarin.” tambah Jerry.

Kemendag mencatat capaian yang baik selama pandemi Covid-19. Perdagangan dalam negeri relatif memuaskan, terlihat dari ketersediaan barang dan kestabilan harga. Sedangkan ekspor Indonesia meskipun mengalami tekanan tetapi tetap mencatat surplus sebesar US$ 5,5 miliar.

Indonesia juga telah berhasil menyelesaikan sejumlah perundingan dagang bilateral maupun regional. Yang terbaru adalah IA-CEPA dan AHK-FTA.

Kembali pada peringatan HUT RI, Jerry menyebut pidato Presiden Joko Widodo di depan MPR Jumat kemarin sebagai arahan untuk melaksanakan tugas negara dalam konteks mitigasi dan pemulihan akibat pandemi. Seluruh jajaran pemerintahan, termasuk dirinya harus siap melaksanakan arahan itu karena memang sudah menjadi tugasnya.

Ketika ditanyakan lebih lanjut mengenai pidato tersebut Jerry mengatakan bahwa ia membuat beberapa catatan. Catatan pertama dan utama menurut Jerry adalah catatan makro yaitu bahwa kita masih berada dalam mode darurat dalam menghadapi pandemi dan harus meneruskan upaya-upaya yang serius, luar biasa dan transformatif dalam seluruh bidang, khususnya dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

Catatan kedua yang menurut Jerry harus dilaksanakan sebagai arahan adalah masing-masing Kementerian dan Lembaga harus menyesuaikan diri serta saling berkoordinasi untuk mewujudkan visi yang disebutkan presiden.

“Kebijakan pembangunan dalam status mitigasi dan pemulihan ini harus dilihat secara utuh oleh semua kementerian dan Lembaga. Dalam berbagai kesempatan Presiden mengingatkan kami untuk meninggalkan ego sektoral. Saya kira begitu juga cara kita dalam melihat pidato presiden, khususnya dalam pengantar nota keuangan RAPBN. Kami harus memperkuat koordinasi dan komunikasi antar Kementerian dan Lembaga sehingga tujuan yang disampaikan Presiden bisa tercapai," tuturnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN