Menu
Sign in
@ Contact
Search
Sebuah pesawat bersiap mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

Sebuah pesawat bersiap mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: SP/Ruht Semiono

INACA: Semester II, Penumpang Udara Tembus 20 Juta

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 12:07 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id) ,Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) optimistis jumlah penumpang pesawat di Indonesia bisa kembali tembus angka 20 juta orang pada semester II-2020. Hal tersebut didorong dengan kampanye terbang aman yang dilakukan hampir seluruh unsur stakeholders industri jasa penerbangan nasional.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja menyatakan, pandemic Covid-19 sempat menghentikan sebagian besar kegiatan operasional maskapai hingga menekan jumlah penumpang pesawat sepanjang semester I-2020 yang tak sampai 19 juta orang.

“Jumlahnya tidak sampai 19 juta penumpang, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Nah, lewat safe travel campaign, kami menargetkan bisa menembus angka 20 juta penumpang kembali,” kata Denon dalam pernyataan resminya, Jumat (21/8).

Denon Prawiraatmadja. Foto: IST
Denon Prawiraatmadja. Foto: IST

Menurut Denon, sejak safe travel campaign gencar dilakukan awal Agustus 2020 ini, jumlah pergerakan pesawat yang membawa penumpang meningkat signifikan.

“Di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah traf fic atau pergerakan pesawatnya sudah menembus angka target psikologis kami di 500 pergerakan per hari. Artinya masyarakat sudah percaya diri lagi untuk terbang karena mendapatkan informasi yang benar terkait standar kesehatan dan keselamatan penerbangan,” jelas Denon.

Denon Prawiraatmadja menjelaskan, ekosistem industri jasa penerbangan tengah berupaya memulihkan kondisi dari anjloknya permintaan akibat pandemic Covid-19. Karena itu, dia meminta, semua pihak, terutama pemerintah daerah untuk mendukung upaya pemulihan tersebut.

“Jangan sampai upaya kami menaikan jumlah penumpang, lantas pihak airline disorot oleh pemerintah daerah. Sudah jelas kami telah menjalankan protokol kesehatan yang baik dari sisi bandara, maskapai, sampai ke hotel demi bisa meningkatkan lagi perekonomian,” kata Denon.

Denon menilai selama ini pemerintah telah membantu maskapai dan pengelola bandara dalam menyediakan layanan penerbangan yang sehat. Caranya dengan mewajibkan para penumpang pesawat mengantongi surat hasil rapid test dan mengisi health alert card jika hendak bepergian dengan moda transportasi udara.

Selain itu, ketentuan social distancing di area bandara dan di dalam pesawat juga diberlakukan

Rapid test dan health alert card untuk memastikan para penumpang yang masuk ke dalam pesawat semuanya sehat. Kami berharap dengan melakukan kampanye ini, kepercayaan masyarakat untuk terbang lagi dengan sehat dan selamat bisa meningkat,” jelasnya.

Muhammad Awaluddin. Foto: IST
Muhammad Awaluddin. Foto: IST

Di sisi lain, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, sesuai laporan ICAO pada Juli 2020, penumpang pesawat global diperkirakan mencapai 50% sampai 60%. Jika diklasifikasi, angka yang akan terdampak hampir 4,5 miliar yang merupakan kombinasi dari jumlah penumpang domestik dan internasional di seluruh dunia.

Selain itu, data statistik airlines dari IATA juga memperlihatkan bahwa dampak pendapatan penumpang per kilo meter itu kurang lebih mencapai 54,7%. Ditambah lagi, laporan grafis ICAO yang menyebutkan bahwa sejak Maret lalu jumlah penumpang pesawat turun hingga April, berlanjut sampai Mei, kemudian dari Mei kembali turun hingga Juni 2020.

“Jadi, April sama Mei parah banget. Apalagi internasional passenger sudah di titik nadir. Meski demikian, memasuki Juni jumlah penumpang kembali menunjukkan tanda-tanda peningkatan,” ucap Awal.

Ia berharap, setelah kuartal ketiga, laporan tersebut membaik dalam konteks pergerakan penumpang, mengingat sistem transportasi udara Indonesia juga sudah memiliki fondasi yang selama tiga sampai lima tahun kemarin telah teruji.

Di sektor udara, moda transportasi tergolong primadona bagi masyarakat karena fleksibilitasnya dalam pergerakan. Di samping itu transportasi udara juga memiliki kapasitas yang besar, daya angkut yang luar biasa karena bukan saja dapat mengangkut penumpang, tetapi juga kargo. Sisi lainnya adalah dari konteks connectivity.

“Jangan lupa, Indonesia adalah negara kepulauan. Pesawat membantu masyarakat untuk terhubung dari satu pulau menuju pulau lain,” tuturnya.

Karena itu, untuk menaikkan kembali tingkat kepercayaan public terhadap transportasi udara, sebagai operator bandara, ia menyatakan melakukan lima hal secara konsisten seperti physical distancing, health screening, touchless processing, facility cleanliness, sanitizing dan people protection yang juga sangat mandatory.

Stampel Safe Travels

Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Sementara itu, PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I menyematkan stempel Safe Travels dari World Travel and Tourism Council (WTTC) di 15 bandara kelolaaannya. Stempel ini diperoleh setelah AP I mengirimkan protokol kesehatan bandara kepada lembaga tersebut dan telah dilakukan asesmen.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi menjelaskan, penyematan stempel ini berguna untuk menunjukkan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata lainnya bahwa AP I konsisten menerapkan protokol kesehatan perusahaan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah sesuai dengan Protokol Safe Travels WTTC dan ICAO Take off Guideline for Aviation.

“Stempel dari WTTC ini digunakan pertama kali oleh pengelola bandara di Indonesia, Angkasa Pura I, pada masa adaptasi kebiasaan baru setelah berkoordinasi dengan WTTC mengenai penerapan protokol kesehatan perusahaan yang sesuai dengan Protokol Safe Travels dan ICAO Take off Guideline for Aviation,” jelas Faik.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com