Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu Kapal Pelni. Foto ilustrasi: IST

Salah satu Kapal Pelni. Foto ilustrasi: IST

Pelni Sudah Operasikan 16 Kapal Penumpang

Selasa, 8 September 2020 | 14:12 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni sudah mulai mengoperasikan 16 kapal penumpangnya dari total 26 armada yang dimiliki BUMN itu per awal September 2020.

“Terhitung mulai awal September 2020, 16 dari 26 kapal penumpang PT Pelni sudah mulai beroperasi dengan normal,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncorodalam penyataan resminya di Jakarta, Senin (7/9).

Advertisement

Adapun 16 kapal yang beroperasi, yakni KM Dorolonda, KM Binaiya, KM Dobonsolo, KM Tidar, KM Egon, KM Lambelu, KM Sinabung, KM Awu, KM Ciremai, KM Labobar, KM Nggapulu, KM Pangrango, KM Bukit Siguntang, KM Gunung Dempo, KM Tatamailau, dan KM Umsini.

Lebih lanjut, Yahya Kuncoro menuturkan, kapal penumpang Pelni hanya mengangkut setengah darikapasitas kapal. Untuk memastikan kebijakan pembatasan kapasitas berjalan, untuk sementara penjualan tiket kapal Pelni hanya dilayani di loket kantor cabang Pelni.

“Saat ini perusahaan menghentikan penjualan tiket melalui agen penjualan tiket. Ini dilakukan selama protokol kesehatan mengharuskan calon penumpang kapal Pelni menunjukan dokumen kesehatan untuk dapat melakukan perjalanan dengan kapal laut,” ujar Yahya.

Yahya Kuncoro
Yahya Kuncoro

Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 6 Tahun 2020, kata Yahya, pihaknya mengimbau kepada setiap pelanggan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku di kantor cabang Pelni. “Mohon maaf kami tidak akan melayani siapapun yang datang ke kantor cabang apabila tidak menggunakan masker,” tegas dia.

Yahya menambahkan, dokumen kesehatan yang harus dilengkapi oleh pelanggan saat membeli tiket adalah surat hasil rapid test atau swab yang menunjukkanhasil nonreaktif atau negatif Covid-19, identitas diri, serta memiliki surat keterangan atau tugas dari instansi atau RT maupun RW untuk beberapa pelabuhan tertentu.

Petugas loket di kantor cabang akan melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas yang telah diajukan olehcalon pelanggan untuk mendapatkan tiket perjalanan.

“Verifikasi untuk menghindari pemalsuan dokumen kesehatan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Dokumen kesehatan harus kembali ditunjukkan di pelabuhan keberangkatan. Namun apabila saat keberangkatan, calon pelanggan dalam kondisi kurang fit atau menunjukan gejala tertentu, dengan terpaksa akan dilarang naik ke atas kapal,” ungkap Yahya.

Sebelumnya, Pelni memastikan kondisi kapal selalu dalam keadaan prima meski pandemi Covid-19 memaksa sebagian besar kapal menjalani por tstay. Perusahaan tetap melakukan perawatan berkala bagi seluruh kapal penumpang dan barang guna menjaga keamanan dan kenyamanan pelayaran.

Yahya Kuncoro menyampaikan, pada masa pandemi Covid-19, kapal-kapal Pelni mendapat perawatan berkala sesuai jadwal.

“Walaupun pandemi Covid- 19 menyebabkan sejumlah kapal berhenti sementara, Perusahaan memastikan kapal dalam kondisi prima yang berarti seluruh fasilitas di dalamnya nyaman dan aman untuk dinikmati penumpangnya,” ungkap dia.

Terkait jadwal pemeliharaan dan perbaikan kapal, Yahya menjelaskan tidak mengalami perubahan akibat pandemi.

“Kami pastikan 80% jadwal perawatan kapal tetap on schedule. Terdapat beberapa kapal yang mengalami percepatan jadwal karena status portstay, yang akhirnya kami manfaatkan waktu portstay untuk perbaikan,” kata Yahya.

Hingga Juli 2020, sebanyak 20 kapal penumpang telah melakukan docking, sementara 6 kapal lainnya telah dijadwalkan akan melaksanakan docking di sisa tahun ini.

Sementara, untuk kapal tol laut yang telah melaksanakan docking adalah KM Logistik Nusantara 2 dan KM Logistik Nusantara

“Saat ini KM Caraka JN III- 22 dengan spesifikasi angkutan barang tengah menjalani annual docking di galangan milik BUMN, PT Dok & Perkapalan Surabaya. Sedangkan beberapa kapal penumpang yang akan melaksanakan docking adalah KM Lawit, KM Kelud, KM Pangrango, KM Bukit Raya, KM Wilis, dan KM Tidar,” imbuh dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN