Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Di tengah pandemi Covid-19, produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) berusaha membangun ketangguhan komunitas. Hal itu dilakukan melalui kepedulian perusahaan, yang antara lain melalui pembagian beras kepada seluruh karyawan yang berjumlah 6 ribu orang, Kamis (10/9/2020).

Di tengah pandemi Covid-19, produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) berusaha membangun ketangguhan komunitas. Hal itu dilakukan melalui kepedulian perusahaan, yang antara lain melalui pembagian beras kepada seluruh karyawan yang berjumlah 6 ribu orang, Kamis (10/9/2020).

GRP Bangun Ketangguhan Komunitas Karyawan

Kamis, 10 September 2020 | 19:21 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Di tengah pandemi Covid-19, produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) berusaha membangun ketangguhan komunitas. Hal itu dilakukan melalui kepedulian perusahaan, yang antara lain melalui pembagian beras kepada seluruh karyawan yang berjumlah 6 ribu orang, Kamis (10/9/2020).

Menurut Presiden Komisaris GRP  Tony Taniwan, perusahaan merasa terpanggil untuk menunjukkan kepedulian tersebut. Apalagi, kondisi pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat.

“Kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat. Kami berharap, dengan kepedulian ini bisa membantu karyawan. Kami
juga berharap, perusahaan dan karyawan bisa berjuang bersama-sama menghadapi situasi ini,” ungkap Tony.

Hal senada disampaikan Kimin Tanoto, komisaris GRP. Menurut dia, egiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian dari jajaran komisaris terhadap karyawan GRP. “Semoga kita tetap bersatu dan bersemangat menghadapi situasi pandemi ini,“ jelas Kimin.

Dengan dukungan karyawan, dia menegaskan, GRP memang terus berusaha meningkatkan kinerja. Sebagai produsen baja swasta terbesar nasional, saat ini perusahaan memiliki kapasitas produksi 2,8 juta ton per tahun atau sekitar 12% dari kapasitas produksi baja nasional. Selain pasar nasional, produk baja GRP merambah ke mancanegara, antara lain Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa.

Mengenai upaya membangun ketangguhan komunitas di saat pandemi Covid-19, sosiolog Universitas Indonesia Imam B. Prasodjo menilai, kepedulian GRP dinilai bisa mendorong ketangguhan komunitas, terutama di saat pandemi Covid-19. Bahkan, jika kepedulian tersebut dilakukan serentak di berbagai lembaga dan perusahaan, tidak mustahil akan menjadi ketahanan nasional.

“Jadi sudah tepat yang dilakukan GRP dan harusnya mendapat insentif. Kita memang harus mulai mendorong ketangguhan komunitas. Jika dijalankan menyeluruh tentu akan menjadi komunitas resilence, akan merembet kemana-mana dan menjadi ketahanan nasional,” tegas Imam.

Komunitas yang dimaksud, jelas Imam, memang bukan semata civil society. Tetapi, juga juga komunitas lembaga, perusahaan-perusahaan seperti GRP, dan bahkan instansi pemerintah di berbagai tingkatan. 

“Ini bisa merupakan komunitas pegawai atau karyawan perusahaan. Ketangguhan tersebut, ketika mereka bersama-sama menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan. Di sisi lain, perusahaan juga memiliki kepedulian kepada semua anggota agar kondisi sosial, ekonomi, dan psikologi, terperhatikan,” kata dia.

Pemerintah, lanjut Imam, seharusnya memfasilitasi terbangunnya ketangguhan komunitas atau kelembagaan tersebut. “Secara metodologi, secara teori, menurut saya kita tidak memiliki pendekatan seperti itu. Akhirnya kita hanya menggantungkan kepada centralistic policy. Padahal, yang harus dibangun adalah semangat ketangguhan, menumbuhkan ketangguhan minimal di komunitas, yang syukur-syukur bisa merembes ke bawah yaitu ketangguhan keluarga,” lanjut Imam.  

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN