Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina

Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina

Jadikan RS Siloam Sebagai Penunjang, BOPLBF Gelar Simulasi 3K untuk Jamin Keamanan Wisatawan

Jumat, 13 November 2020 | 18:00 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

LABUAN BAJO, investor.id - Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) beserta 23 institusi lintas Kementerian/ Lembaga (KL)  menggelar Simulasi Health, Safety, and Security Protocol (Protokol Kesehatan, Keamanan, dan Keselamatan – Protokol 3K) Destinasi Super Prioritas di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai rumah sakit penunjang untuk penanganan terdekat ditunjuk  RS Siloam, yang  berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.

Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina mengungkapkan, Simulasi 3K merupakan upaya inovatif pemerintah memulihkan sektor pariwisata yang kini berjuang melawan pandemi Covid-19,  dan memperkuat jaminan sistem keamanan, serta keselamatan bagi para wisatawan yang berkunjung ke destinasi super prioritas Labuan Bajo.

“Simulasi ini sebagai langkah pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana,  khususnya di sektor kepariwisataan.  Kami  mau menyampaikan kepada dunia bahwa melalui Labuan Bajo,  Indonesia siap menerima kunjungan wisatawan,” kata Shana melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (13/11/2020).

Kegiatan yang berlokasi   di Inaya Bay Komodo,  dihadiri secara virtual oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan  para  Duta Besar negara-negara sahabat.

Hadir di lokasi, Menko Kemaritiman dan Investasi  Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio,  Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira, Wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi,  Wakil Kapolda Provinsi NTT, Bupati Manggarai Barat  Agustinus Ch Dula, dan para pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Labuan Bajo.

Shana mengungkapkan,  Labuan Bajo selain menjadi lokasi percontohan penanganan bencana kepariwisataan dari 10 destinasi super prioritas yang ada di Indonesia, juga  bukti keseriusan pemerintah mendukung terselenggaranya jaminan keamanan dan keselamatan bagi  wisatawan.

“Seperti serangan jantung pada wisatawan, sangat dibutuhkan penanganan sigap dan cepat  sehingga kedepannya destinasi wisata pulau dengan medan tracking perbukitan. Semua rangernya akan disertifikasi EFR agar mudah melakukan pertolongan pertama pada saat wisatawan. Saat ini,  sudah ada 2 ranger yang bersertifikat EFR,”  jelas dia.

Disebutkan,  sejauh ini masih banyak negara tidak ingin mengambil risiko bagi warga negaranya untuk berkunjung ke negara-negara yang tidak mampu memberi jaminan keamanan bagi warga negaranya. Dan, simulasi ini sebagai upaya untuk dapat membangun kepercayaan komunitas internasional dan wisatawan manca negara  bahwa Labuan Bajo mampu memberi jaminan kesehatan, keamanan, dan keselamatan bagi para wisatawan.

Simulasi Protokol 3K Destinasi Pariwisata Super Prioritas melibatkan berbagai peralatan dan sarana prasarana. Seperti pada simulasi peristiwa kecelakaan kapal tenggelam dan terbakar.

Disimulasikan secara langsung, kapal yang membawa delapan orang penumpang terbakar di tengah perjalanan. Kapten kapal kemudian memberikan sinyal kedaruratan kepada command center mengenai kejadian yang dialami, titik koordinat, keterangan jenis kapal, dan jumlah penumpang.

Dari informasi yang diterima command center, Basarnas memimpin upaya penanganan langsung melakukan evakuasi melalui jalur udara. Didukung dua unit helikopter yang berisikan anggota penyelamat berkeahlian khusus, melakukan free jump ke laut untuk menyelamatkan para penumpang dan mengevakuasi para korban menggunakan helikopter untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Sementara itu, dari jalur laut melibatkan enam unit kapal sea rider (kapal taktis) yang juga bergerak menuju titik kecelakaan dan melakukan evakuasi korban guna mendapat pertolongan. Di dermaga, telah bersiap ambulans dari Kementerian Kesehatan yang akan membawa para korban ke rumah sakit.

Untuk pertama kalinya Indonesia memiliki sitem kesehatan kemanan  terintegrasi,  yang nantinya akan diterapkan di 10 destinasi super protitas lainnya.  

Ada tiga jenis  Simulasi 3K  yang digelar,  baik secara langsung maupun melalui video rekaman di tiga lokasi berbeda, yaitu:

1.         Evakuasi 1: 

kejadian alam dan non alam yaitu gempa bumi dan tsunami yang akan dilaksanakan di Pantai Pede (taping).

2.         Evakuasi 2:

Kejadian serangan jantung pada wisatawan di Pulau Komodo (taping).

3.         Evakuasi 3:

Kapal tenggelam atau terbakar disimulasikan secara langsung di perairan Marina Bay – Pelabuhan KP3, serta Protokol Penanganan COVID-19 yang masuk dalam ketiga  jenis simulasi tersebut (taping).

Fasilitas Penunjang keamanan dan keselamatan terdiri atas  22 Alat Utama (9 unit alat utama di laut kapal dan speed boat,  5 unit helikopter,  dan 10 unit alat utama darat berupa ambulans, mobil damkar, dan lainnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN