Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sebanyak 230 rumah tidak layak huni di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapatkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR

Sebanyak 230 rumah tidak layak huni di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapatkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR

230 Rumah di Kabupaten Padang Pariaman Dapat Program BSPS

Kamis, 6 Agustus 2020 | 13:41 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 230 rumah tidak layak huni di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapatkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR.

Pelaksanaan bedah rumah di Kabupaten Padang Pariaman akan dilaksanakan di tiga kecamatan dan diharapkan dapat mendorong semangat gotong royong masyarakat dalam membangun rumah layak huni.

“Sebanyak 230 rumah tidak layak huni di Kabupaten Padang Pariaman siap kami bedah dan tingkatkan kualitasnya agar layak huni,” kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III Zubaidi, dalam siaran pers, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi Program BSPS di Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemasangan peneng Program BSPS pada salah satu rumah masyarakat penerima bantuan perumahan 2020 di Nagari Guguak Hilia, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.

Sebanyak 230 rumah tidak layak huni di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapatkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR
Sebanyak 230 rumah tidak layak huni di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapatkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR

“Total anggaran yang akan disalurkan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR untuk bedah rumah di Kabupaten Padang Pariaman senilai Rp 4,025 miliar.” kata Zubaidi.

Program BSPS atau yang lebih dikenal dengan bedah rumah bertujuan untuk terwujudnya rumah layak huni, serta bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel. Beberapa prinsip pelaksanaan BSPS adalah masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan rumah, kegotongroyongan, dan keberlanjutan kegiatan.

Oleh karena itu, kegiatan ini membutuhkan dukungan keswadayaan dari penerima bantuan, keswadayaan dapat berbentuk tabungan keswadayaan dapat berbentuk tabungan uang, bahan bangunan maupun dalam bentuk tenaga kerja dan gotong royong dengan lingkungan sekitar.

“Pembangunan seluruh rumah penerima program BSPS untuk tahun anggaran 2020 tahap I ini sudah hampir rampung semuanya,” terangnya.

Lebih lanjut, Zubaidi menerangkan, pelaksanaan bedah rumah di Kabupaten Padang Pariaman dilaksanakan di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Batang Anai Nagari Kasang dan Ketaping sebanyak 100 unit, Kecamatan Sungai Limau Nagari Guguak dan Pilubang mendapatkan 80 Unit dan Kecamatan Enam Lingkung Nagari Parit Malintang sebanyak 50 unit.

“Masing-masing unit rumah yang dibedah akan menerima bantuan Peningkatan Rumah Swadaya senilai Rp 17,5 juta yang terdiri dari Rp 15 juta untuk bahan bangunan, dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang,” ujarnya.

Salah seorang warga penerima BSPS Tahap I di Nagari Guguak Hilia, Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman, Jeny mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas bantuan bedah rumah ini.

“Sebelumnya rumah ini tidak layak huni dan alhamdulillah sekarang rumahnya sudah nyaman untuk ditempati,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN