Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: Primus Dorimulu)

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: Primus Dorimulu)

Sepanjang 2020, Indonesia Terima 16 Relokasi Perusahaan

Kamis, 21 Januari 2021 | 23:46 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia melaporkan sepanjang tahun lalu terdapat 16 perusahaan yang merelokasi investasinya ke Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$ 7,15 miliar.

“2020 sekali pandemi kita realisasi 16 perusahaan sudah jalan dan sudah konstruksi sebagian dan sebagian mulai produksi di 2020,”jelasnya dalam acara webinar di Jakarta, Kamis (21/1).

Bahkan relokasi sepanjang tahun lalu merupakan capaian yang positif dibandingkan dua tahun sebelumnya. Bahkan relokasi perusahaan   menyerap tenaga kerja hingga 68.000.

“Pada tahun 2018 hingga 2019 tidak ada satupun relokasi dari negara lain ke Indonesia disebabkan adanya ketidakpastian perang dagang antara AS dan Tiongkok,”jelasnya.

Secara secara total sejak tahun lalu hingga tahun ini, pihaknya menargetkan realisasi investasi yang berasal dari relokasi sebesar US$ 67,33 miliar.

Dalam paparannya juga terdapat 136 perusahaan yang akan kembali merelokasi investasinya di Indonesia. Rinciannya, 14 perusahaan masuk dalam daftar perusahaan yang memiliki intensi relokasi atau diversifikasi ke Indonesia. Dengan total rencana investasinya mencapai US$ 19,68 miliar dengan target penyerapan tenaga kerja mencapai 59.750 orang.

Selanjutnya, terdapat 122 perusahaan potensial dengan rencana investasi ditaksir mencapai US$ 40,5 miliar yang mampu menyerap 156.430 tenaga kerja.

Adapun seluruh investor yang telah dan akan merelokasi investasinya tercatat merupakan perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Taiwan, Korea Selatan, Jepang, dan Hong Kong.  Kemudian dalam catatan BKPM, perusahaan sekaliber Johnson&Johnsons, KCC Glass, dan Heinz ABC dipastikan melakukan relokasi atau diversifikasi.

“Indonesia masih menjadi destinasi prioritas bagi perusahaan yang akan relokasi,” ujarnya.

Di samping itu dari sisi lokasi, Bahlil mengatakan pemerintah saat ini tengah mempromosikan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang kepada para investor, selain itu pemerintah juga memberikan fasilitas tanah gratis selama lima tahun, kemudian terkait izin juga  diurus langsung oleh BKPM.

“Silakan investor siapa yang mau masuk, cukup bawa modal bawa teknologi dan mencarikan pasarnya, nanti pemerintah usahakan akan mengurus izin  dan proses mendapatkan lahannya. Itu beberapa langkah strategis dilakukan BKPM, untuk menyongsong realisasi investasi 2021,” ujar Bahlil.

Tahun ini BKPM menargetkan realisasi investasi pada 2021 sebesar Rp 858,5 triliun, tumbuh 4,8% dari target tahun lalu.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN