Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Toyota Rush

Toyota Rush

Toyota Belum Putuskan Penurunan Harga Mobil

Jumat, 12 Februari 2021 | 19:36 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Toyota Astra Motor (TAM) belum memutuskan penurunan harga mobil, lantaran masih menunggu aturan teknis insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) 0% untuk mobil di bawah 1.500 cc rakitan lokal. Prinsipnya, Toyota akan mengikuti aturan dan arahan pemerintah.

Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, pihaknya sudah membaca info insentif tersebut dari media. Sebagai pelaku industri, Toyota akan mengikuti aturan. Apalagi, industri otomotif memasok barang untuk kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Saat ini, kami lagi menunggu detail teknisnya sambil dipelajari. Nanti kalau sudah fix, kami kabari lebih jauh,” ucap Anton melalui pesan singkat kepada Investor Daily, Jumat (12/1/2021).

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyambut baik usulan relaksasi PPnBM dan penyesuaian terhadap tarif PPnBM di PP 73/2019 untuk mendorong industri otomotif dan meningkatkan investasi di sektor tersebut. Dengan adanya relaksasi ini akan meningkatkan daya beli masyarakat dan memberikan jumpstart pada perekonomian.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, relaksasi akan dilakukan secara bertahap, relaksasi PPnBM diusulkan untuk dilakukan sepanjang tahun 2021, dengan skenario PPnBM 0% (Maret-Mei), PPnBM 50% (Juni-Agustus), dan 25% (September-November).  Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, maka diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit.

Kebijakan PPnBM 0% untuk mobil baru, menurut Airlangga, berlaku bagi kendaraan 1.500 cc ke bawah dan memiliki kandungan lokal sampai 70%. Saat ini, mobil-mobil bermesin di bawah 1.500 cc dikenai tarif PPnBM 10%. Saat ini, insentif PPnBM 0% dinikmati oleh mobil murah ramah lingkungan alias LCGC.

Toyota memiliki mobil-mobil laris dengan satu gardan penggerak (4x2) dengan isi silinder di bawah 1.500 cc dan dirakit lokal, seperti Avanza, Sienta, Rush, dan Yaris. Adapun Kijang Innova mengusung mesin bensin 2 liter dan diesel 2,5 liter.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN