Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kemnaker. Sumber: kemnaker.go.id

Kemnaker. Sumber: kemnaker.go.id

Kemnaker: Hanya 49 P3MI Layak Tempatkan PMI ke Arab Saudi

Jumat, 12 Februari 2021 | 22:46 WIB
Edi Hardum (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id   – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan, hanya 49 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang layak untuk bisa menempatkan pekerja migran Indonesia (PMI) dengan sistem satu kanal ke Arab Saudi.

“Kita sudah final menyeleksi. Dari sekian banyak P3MI hanya 49 yang benar-benar layak,” kata Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Kemnaker, Eva Trisiana, kepada Beritasatu.com, Jumat (12/2/2021) malam.

Eva mengatakan itu sekaligus mengklarifikasi berita yang menyatakan, Himsataki, organisasi penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri, siap menempatkan 50.000 pekerja ke Arab Saudi sesuai kuota yang diterima dan saat ini menunggu surat penetapan Kemenaker.

“Hamsataki ngawur. Apa dasar mereka mengatakan seperti itu ? Kemnaker tidak akan memberikan rekomendasi ke Himsataki. Rekomendasi sudah final hanya kepada 49 P3MI,” kata dia.

Eva juga membantah ada kuota 50.000 untuk penempatan setahun ke Arab Saudi.  

Ketika ditanya mengenai Himsataki, melalukan penjajakan di wilayah Jawa Barat mengenai kesiapannya untuk melakukan penempatan ke Arab Saudi, Eva mengatakan, masyarakat dan pemerintah daerah jangan sampai tertipu. “Himsataki tidak mungkin dapat rekomendasi, karena penentuan sudah final,” kata dia.

Eva mengatakan, dalam waktu dekat Kemnaker akan segera melakukan klarifikasi secara resmi sekaligus sosialisasi soal penempatan satu kanal ke Arab Saudi. “Sekali lagi hanya 49 P3MI yang layak. Yang lain tidak ada,” kata dia.

Ia mengatakan, yang mendaftar untuk melakukan penempatan ke Arab Saudi dalam sistem satu kanal, sebanyak 171 P3MI (perusahaan). Dari 171 itu, yang memenuhi syarat tahan awal hanya 58 P3MI. “Dari 58 ini ternyata ada tiga P3MI yang bermasalah seperti pernah melakukan penempatan ilegal, jaminan deposito tidak mencukupi, sehingga tersisa 49 P3MI. Ya jadi 49 P3MI saja yang layak,” kata dia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN