Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Perundingan IEU-Eropa CEPA Masuk Putaran Ke-10

Jumat, 19 Februari 2021 | 19:32 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Perundingan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA) akan memasuki putaran ke-10 ini dan digelar secara virtual pada 22-26 Februari 2021.

Delegasi Indonesia akan dipimpin oleh Ketua Kelompok Perunding Indonesia Iman Pambagyo, sedangkan delegasi dari Uni Eropa (UE) dipimpin oleh Deputy Director General for Trade European Commission Helena König.

“Pertemuan ini merupakan putaran penuh pertama pascapandemi, setelah pertemuan intersesi virtual di bulan Juni 2020. Indonesia dan UE tetap berkomitmen menyelesaikan perundingan ini secepatnya. Penyelesaian perundingan ini akan mendorong upaya pemulihan ekonomi pasca-Covid-19. Oleh karena itu, pada putaran ini, kami berupaya menyelesaikan isu teknis dan mencari jalan tengah untuk outstanding issues yang ada,” terang Iman dalam keterangan resmi, Jumat (19/2).

Iman mengatakan, pada putaran ke-10 ini, Indonesia dan UE akan membahas 19 isu, yaitu perdagangan barang, ketentuan asal barang, energi dan bahan mentah, instrumen pengamanan perdagangan, hambatan teknis perdagangan, cukai dan fasilitasi perdagangan, perdagangan jasa, investasi, penyelesaian sengketa investasi, dan isu terkait kekayaan intelektual. Selain itu, isu persaingan usaha, badan usaha milik negara, pengadaan pemerintah, pembangunan berkelanjutan, transparansi pemerintahan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyelesaian sengketa, dan peningkatan kapasitas juga akan dibahas.

"Perundingan IEU-CEPA merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk diselesaikan. Perundingan diluncurkan pada 18 Juli 2016 dan dilakukan berdasarkan panduan perundingan (scoping paper) yang telah didukung Presiden Joko Widodo dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker pada April 2016. Indonesia mengharapkan IEU CEPA dan implementasi UU Cipta Kerja akan meningkatkan investasi di Indonesia serta menjadikan ekonomi Indonesia yang berdaya saing menuju negara yang lebih maju," imbuh Iman.

Di bidang perdagangan, pada 2020, nilai total perdagangan Indonesia dengan UE mencapai US$ 25,5 miliar. Pada tahun yang sama, nilai ekspor dan impor Indonesia ke Uni Eropa masing-masing sebesar US$ 14,4 miliar dan US$ 11,1 miliar. Uni Eropa merupakan negara tujuan ekspor dan asal impor nonmigas terbesar ketiga bagi Indonesia. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN