Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid

Arsjad Rasjid: Kebangkitan Sektor Pariwisata Pulihkan Ekonomi Nasional

Minggu, 23 Mei 2021 | 16:08 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid optimistis tahun ini sektor pariwisata akan berangsur-angsur pulih sehingga dapat berkontribusi positif pemulihan ekonomi nasional.

Arsjad yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026 menyatakan, pada tahun 2019, kontribusi sektor pariwisata terhadap  Produk Domestik Bruto (PDB)  sebesar 4,80%. Jumlah itu diperkirakan menurun menjadi 4,1% pada  2020. Tahun lalu, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB hanya sekitar  4,3%.

“Sektor pariwisata menjadi salah satu yang sangat terdampak akibat  pandemi Covid-19.  Selama masa pandemi ini terjadi penurunan kunjungan wisatawan, pendapatan, dan  banyak tenaga kerja di sektor pariwisata yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Saya  optimistis kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun ini akan membantu pemulihan ekonomi nasional,”  kata Arsjad di Jakarta, pada Minggu (23/5/2021).

Ia berharap, langkah-langkah konkret  untuk menghidupkan kembali  sektor pariwisata dilakukan secara paralel, yaitu di tingkat nasional maupun daerah sehingga akan tercipta keselarasan pertumbuhan.

Arsjad juga menyatakan dukungannya atas program yang dicetuskan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno terkait kampanye Bangga Buatan Indonesia, Bangga Berwisata di Indonesia, dan Work From Bali (WFB) bagi aparatur sipil negara.

“Ide yang sangat bagus untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sedang terpuruk. Mari kita dukung  karena melibatkan secara langsung para pemangku kepentingan, termasuk kalangan pelaku usaha di berbagai daerah di Tanah Air,” ujar Arsjad.  

Selain itu, lanjut Arsjad, Menparekraf  juga kini sedang gencar mengkampanyekan  lima destinasi pariwisata super prioritas, yaitu Borobudur di Provinsi Jawa Tengah, Danau Toba (Sumatera Utara), Likupang (Sulawesi Utara), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur).

Arsjad  meyakini dengan adanya lima destinasi super prioritas,  jumlah wisatawan nusantara  akan bertambah karena masyarakat lebih memilih berwisata di dalam negeri.

“Lima destinasi super prioritas sama sekali  tidak mengambil  kuenya Bali,  tetapi  memperbesar  kunjungan wisatawan. Dan ini, tentu saja, akan meningkatkan  kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap PDB,” jelas dia.

Apalagi, kata Arsjad, pemerintah  telah mencanangkan  Program Work From Bali  bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  di tujuh Kementerian/Lembaga (K/L) di bawah  Kementerian Koordinasi  Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk menumbuhkan kembali ekonomi yang sempat kontraksi hingga minus 9%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN