Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Keterangan pers PHRI terkait Vaksinasi pekerja bidang hospitality di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Senin (24/5/2021).

Keterangan pers PHRI terkait Vaksinasi pekerja bidang hospitality di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Senin (24/5/2021).

PHRI: Juli, Semua Pekerja Hotel dan Resto Sudah Divaksinasi

Senin, 24 Mei 2021 | 21:55 WIB
Hendro D Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) berharap semua para pekerja di bidang hospitality di Tanah Air sudah divaksinasi paling lambat Juli mendatang.

Ketua Umum PHRI Hariyadi B Sukamdani mengatakan, secara nasional ada sebanyak 130 ribu pekerja hotel dan resto yang terdaftar di PHRI. Saat ini baru sebagian kecil saja yakni 3.000 pekerja yang sudah menerima vaksin, padahal karyawan ini paling berisiko tinggi.

"Makanya saat ini dilakukan vaksinasi bagi 1.350 karyawan dari 26 hotel repatriasi area Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Pekerja hotel dan restoran ini paling berisiko tinggi, apalagi ini karyawan dari hotel repatriasi yang menerima tamu dari luar negeri, jadi termasuk prioritas vaksinasi," kata Ketua Umum PHRI Hariyadi B Sukamdani di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Senin (24/5/2021).

Menurutnya dalam rangka vaksinasi karyawan hotel repatriasi ini, pihaknya menggunakan Vaksin AstraZeneca. Ia pun menyatakan keamanannya karena merupakan rekomendasi dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19.

Ia mengatakan, pemberian vaksinasi khusus bagi karyawan hotel repatriasi ini adalah yang pertama kali. Hotel repatriasi adalah hotel yang ditunjuk oleh Satgas Covid-19 dan Kodam Jaya Jayakarta untuk memberikan fasilitas karantina selama lima malam bagi WNI dan WNA yang baru tiba dari luar negeri.

Meski demikian, untuk karyawan hotel-hotel lainnya di wilayah Jabodetabek, vaksinasi massal sudah dilakukan sebanyak tiga kali.

"Yang di Jakarta ini termasuk terlambat, karena kewenangannya ada di Dinas Kesehatan, dan juga mungkin karena ketersediaan vaksin," ujar Hariyadi.

Ia mengatakan, PHRI juga akan terus mengusahakan vaksinasi kepada 37 ribu karyawan dan pekerja hotel dan restoran di seluruh DKI Jakarta. Diakui bukan tenaga vaksinasinya yang terbatas, tetapi stok vaksinnya yang sangat terbatas di Indonesia.  Maka dari itu, pihaknya menargetkan bulan Juli semua pekerja PHRI sudah divaksinasi minimal tahap pertama sudah tuntas.

Selanjutnya, pihaknya sudah memberikan data lengkap kepada Dinas Kesehatan terkait prioritas vaksinasi bagi 130 ribu karyawan sektor hotel dan restoran yang terdaftar di PHRI.

"Akan kita kejar kekurangannya, nanti apapun stok vaksin yang ada akan kita dahulukan," pungkasnya.

Sementara Koordinator Hotel Repatriasi, Vivi Herlambang mengatakan bahwa dalam mendukung keamanan dan protokol kesehatan, panitia menyediakan nini Intensive Care Unit (ICU) sebagai standarisasi dalam kebutuhan darurat.

"Mini ICU ini sangat membantu dalam pelaksanaan observasi setelah karyawan hotel divaksin," tutup Vivi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN