Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemerintah menggulirkan kebijakan penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah ( PPnBM) untuk mobil baru mulai Maret 2021. Foto: Beritasatuphoto/Joanito De Saojoao

Pemerintah menggulirkan kebijakan penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah ( PPnBM) untuk mobil baru mulai Maret 2021. Foto: Beritasatuphoto/Joanito De Saojoao

Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Mulai Kembali ke Titik Normal

Jumat, 28 Mei 2021 | 14:56 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id   – Periode insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor sebesar 100% dari tarif akan berakhir pada 31 Mei 2021. Selanjutnya mulai bulan Juni 2021, insentif PPnBM tetap diberikan, namun berkurang jadi 50%.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan bermotor  Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengungkapkan, kebijakan relaksasi PPnBM ini cukup efektif mendongkrak penjualan mobil. Angka penjualannya pun sudah mulai bergerak ke kondisi seperti sebelum pandemi.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesales pada Maret 2021 sebanyak 84.915 unit, kemudian di April 2021 sebanyak 78.908 unit. Untuk Mei 2021, Kukuh berharap penjualannya pun masih tetap tinggi.

Sebagai perbandingan, sebelum adanya kebijakan relaksasi PPnBM, penjualan mobil sangat terbatas. Penurunan penjualan mulai terjadi pada April 2020 dengan angka wholesales hanya 7.868 unit, padahal sebelumnya mampu menjual sekitar 80.000-an unit per bulan. Angka penjualan terendah terjadi pada Mei 2020 yang hanya 3.551 unit.

Setelah itu, penjualan mobil secara perlahan sedikit naik, sampai akhirnya kembali normal setelah relaksasi PPnBM berlaku.

“Kebijakan relaksasi PPnBM ini cukup efektif mendongkrak penjualan. Di bulan Mei ini kita juga melihat trennya masih positif,” kata Kukuh Kumara saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (28/5/2021).

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Kukuh Kumara. Foto: IST
Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Kukuh Kumara. Foto: IST

Dengan berakhirnya periode relaksasi PPnBM 100% pada akhir Mei 2021, Kukuh melihat minat masyarakat untuk membeli mobil akan tetap tinggi. Apalagi di periode diskon 100%, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan kesempatan lantaran unitnya yang terbatas.

Optimisme yang sama juga disampaikan Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra. Ia meyakini minat masyarakat untuk membeli mobil baru masih tetap tinggi, meskipun relaksasi PPnBM 100% sudah berakhir.

“Daihatsu optimistis pasar mobil di bulan selanjutnya akan tetap bergairah seperti yang terjadi pada bulan Maret dan April 2021,” kata Amelia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN