Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi upaya BOPLBF mempromosikan kampanye #RinduLabuanBajo melalui penampilan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi upaya BOPLBF mempromosikan kampanye #RinduLabuanBajo melalui penampilan "Animal Pop Komodo," tari kontemporer kreasi anak muda Pulau Komodo dan Pulau Rinca Labuan Bajo, di Stasiun MRT Bundaran HI, Minggu (30/5/2021). (Ist)

Kampanye #RinduLabuanBajo

Dirut BOPLBF: Pariwisata Labuan Bajo Mulai Bangkit

Senin, 31 Mei 2021 | 17:10 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina menyatakan, pariwisata Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mulai bangkit setelah selama setahun mengalami ‘mati suri’ akibat merebaknya pandemi Covid-19.

Shana mengungkapkan, geliat kebangkitan pariwisata Labuan Bajo terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, atraksi budaya, dan beragamnya produk-produk ekonomi kreatif yang dihasilkan masyarakat. Pada tahun 2020, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo hanya sekitar 44.543 orang atau anjlok sebesar 83% dibandingkan tahun 2019 sebanyak 256.171 orang.

Alhamdulillah, kunjungan wisatawan terus meningkat. Objek wisata pun makin beragam. Selain pesona laut dan Komodo, juga ada desa wisata, produk-produk ekonomi kreatif, dan atraksi budaya. Saya yakin, tahun ini menjadi tahun pemulihan pariwisata Labuan Bajo,” kata Shana di Jakarta, pada Senin (31/5/2021).

Shana berada di Jakarta dalam rangka mempromosikan pariwisata Labuan Bajo melalui pementasan “Animal Pop Komodo” di Stasiun MRT Bundaran HI, pada Minggu (30/5/2021). Hadir pada kegiatan itu, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, serta Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Neil El Himam.

Ia berharap, kegiatan promosi Labuan Bajo ini makin memantapkan awareness wisatawan dan publik bagi pariwisata di Labuan Bajo-Flores. Selain itu, promosi ini juga diharapkan akan menjadi jembatan informasi antara wisatawan dan pelaku ekonomi kreatif mengenai akses berbagai pasar produk pariwisata Labuan Bajo-Flores.

Shana berharap program yang digelar BOPLBF akan mendorong penyebaran informasi tentang potensi pariwisata, ekonomi kreatif di Labuan Bajo-Flores, mendorong Labuan Bajo sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan, dan mendukung kampanye Bangga Buatan Indonesia untuk produk UMKM Labuan Bajo-Flores.

"Intinya, dengan menggunakan tanda pagar Rindu Labuan Bajo, kita ingin meyakinkan masyarakat luas bahwa Labuan Bajo tidak hanya Komodo. Tapi, beyond that ada desa wisata, produk ekonomi kreatif, dan kuliner menarik untuk semua kalangan. Wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman wisata berkualitas, mari datang ke Labuan Bajo," kata Shana.

Selain itu, Shana mengungkapkan, tagar #rindulabuanbajo dikampanyekan untuk mendengungkan nama Labuan Bajo agar selalu diingat sebagai destinasi wisata yang harus dikunjungi setelah aktivitas pariwisata pulih kembali.

“Kampanye #rindulabuanbajo ini sekaligus untuk mengingatkan masyarakat terutama para wisatawan bahwa Labuan Bajo harus masuk dalam bucket list kunjungan mereka, begitu aktivitas pariwisata pulih kembali,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi upaya BOPLBF mempromosikan kampanye #RinduLabuanBajo melalui penampilan “Animal Pop Komodo,” tari kontemporer kreasi anak muda Pulau Komodo dan Pulau Rinca Labuan Bajo.

Tarian unik ini yang terinspirasi dari kegiatan inkubasi program Aksilarasi 2020 subsektor seni pertunjukan, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf. Penampilan ini sekaligus menjadi agenda uji publik atas keberhasilan kegiatan tersebut.

Pada kampanye #RinduLabuanBajo juga digelar talkshow, pementasan musik, Sasando, dan pameran ekonomi kreatif karya para pelaku UMKM di Labuan Bajo, yakni Muku Cookies, De Morin Coffee, New Eden Moringa, Cuing Labuan Bajo, Bajo Bloom, dan Labora Art.

Menparekraf mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Labuan Bajo, yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas.

“Melalui kampanye #RinduLabuanBajo, kami ingin memastikan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo ke depan akan lebih berkualitas dan berkelanjutan," kata Menparekraf.

Menparekraf berharap selain peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, juga kualitas wisatawan meningkat, sehingga akan menciptakan lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Kita tidak lagi melihat kuantitas tapi kualitas dari segi penciptaan lapangan kerja, juga peningkatan ekonomi kreatif. Ini merupakan kolaborasi bersama, harapannya kita bisa segera bangkit membantu saudara kita yang betul-betul membutuhkan bantuan dan harapan kita agar pariwisata bisa segera bangkit dan pulih," kata dia.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menyatakan siap berkolaborasi lebih jauh dengan Kemenparekraf/Baparekraf untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Saat ini, terdapat 13 stasiun MRT di Jakarta yang dapat menjadi lokasi promosi pariwisata dan pameran produk-produk ekonomi kreatif.

“Kami siap menjadikan seluruh jalur MRT Jakarta sebagai sarana promosi pariwisata dan ekonomi kreatif," kata William.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN