Menu
Sign in
@ Contact
Search
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan UI dan UPH dalam persiapan Presidensi G20 Indonesia 2022 di Jakarta, Senin (7/6).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan UI dan UPH dalam persiapan Presidensi G20 Indonesia 2022 di Jakarta, Senin (7/6).

Pemerintah Gandeng UPH dan UI dalam Persiapan Presidensi G20 Indonesia 2022

Senin, 7 Juni 2021 | 18:50 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah bekerja sama dengan Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Indonesia (UI) dalam persiapan Presidensi G20 Indonesia 2022. Kerja sama ini antara lain terkait dengan pendirian pusat studi, riset, atau kajian kerja sama ekonomi internasional serta penyediaan pakar dalam pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia tahun depan.

“Terkait dukungan bagi Presidensi G20, UI dan UPH merupakan pionir, yang pertama menandatangani kerja sama ini. Tentunya kami berharap, ini bisa membuka peluang dengan perguruan tinggi yang lain,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan UI dan UPH di Jakarta, Senin (7/6).

Kerja sama dilakukan dalam kegiatan penelitian, seminar, kuliah umum, hingga pelaksanaan program magang (sebanyak 18 orang mahasiswa yang terdiri atas 14 mahasiswa UPH, 2 mahasiswa UI, dan 2 mahasiswa Universitas Bina Nusantara) di kantor Sekretariat Sherpa G20 Indonesia. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian (awareness) masyarakat melalui civitas akademika terhadap gelaran G20 di Indonesia.

Airlangga mengatakan, tema dari Presidensi G20 Indonesia 2022 adalah “Recover Together, Recover Stronger”. Tema ini didukung oleh beberapa prioritas antara lain produktivitas ketahanan dan stabilitas serta keberlanjutan dari pertumbuhan yang bersifat inklusif. “Prioritas tersebut juga memperhatikan kemitraan dengan berbagai stakeholder atau pemangku kepentingan dan juga kepemimpinan kolektif global,” ucap Airlangga.

Airlangga menyatakan, pemerintah ingin memberikan nilai tambah ke G20, dengan membuat G20 sebagai forum yang adaptif terhadap krisis, sekaligus untuk menunjukkan langkah-langkah yang diambil Indonesia dalam penanganan pandemi dan juga pemulihan ekonomi secara nasional.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com