Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Airlangga Hartarto. Foto: IST

Airlangga Hartarto. Foto: IST

Penyaluran KUR Terealisasi 44,26%

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:39 WIB
Triyan Pangastuti

Jakarta, investor.id-Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 111,99 triliun atau 44,26% dari target 2021 sebesar Rp 253 triliun. Sementara itu, total outstanding KUR sejak Agustus 2015 menjadi sebesar Rp 260,25 triliun dengan rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) sebesar 0,88%.

Tren kinerja KUR setiap tahun pun terus meningkat sejak 2015 yakni terealisasi Rp 22,75 triliun, tahun 2016 mencapai Rp 94 triliun, tahun 2018 sebesar Rp 96,70 triliun, dan tahun 2018 mencapai Rp 120,30 triliun. Lalu, pada 2019 realisasinya mencapai Rp 140 triliun dan terakhir 2020 mencapai Rp 198,53 triliun. “KUR sampai 14 Juni 2021 sudah mencapai Rp 111,99 triliun, ini 44,26% dari target yang sudah ditingkatkan menjadi Rp 253 triliun dengan diberikan kepada 3,06 juta debitur,” katanya dalam seminar daring yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Seri II di Jakarta, Selasa (15/6).

Secara rinci, penyaluran KUR selama 2021 jika berdasarkan jenis KUR Super Mikro sebesar 4,70%, KUR Mikro 61,86%, KUR Kecil 33,42%, dan KUR Penempatan TKI 0,02%. KUR Super Mikro sebesar 4,70% tersebut mencapai Rp 5,26 triliun diberikan kepada 596 ribu debitur sedangkan KUR Mikro sebesar 61,86% itu mencapai Rp 69,28 triliun diberikan kepada 2,27 juta debitur. Kemudian penyaluran KUR Kecil sebesar 33,42% mencapai Rp 37,42 triliun diberikan kepada 189 ribu debitur dan KUR TKI sebesar 0,02% mencapai Rp 22,53 miliar diberikan kepada 927 debitur.

Airlangga menjelaskan, skema KUR telah dilakukan revisi sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa KUR tanpa jaminan dinaikkan menjadi Rp 100 juta dari Rp 50 juta. Selain itu, revisi juga dilakukan terhadap alokasi kredit untuk usaha kecil yang biasanya sepanjang tahun hanya 18% dari total kredit kini ditingkatkan menjadi 30%. “Kalau jumlah kreditnya pada 2024 mendekati Rp 6.000 triliun maka tentu targetnya menjadi Rp 1.800 triliun. Orientasi dan keberpihakan pemerintah pada UMKM ini yang sudah begitu besar,” kata dia.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN