Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Masyarakat Diminta Tenang di Rumah, Pemerintah Sudah Siapkan Bansos

Sabtu, 17 Juli 2021 | 20:19 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id  - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Pemerintah Jokowi-KH Ma'ruf Amin menambah jumlah anggaran penanganan Covid-19 dalam wujud bantuan sosial (Bansos), kesehatan, hingga untuk UMKM.

Dari sisi bansos yang ditangani Kementerian Sosial RI, Menkeu SMI menjelaskan bahwa selama ini sudah diberikan bantuan ke 10 juta keluarga dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

Untuk sekitar 40 juta orang individu ini, ditransfer dana bulanan yang jumlahnya bisa mencapai Rp 40 juta per keluarga per tahun. Tergantung komposisi di tiap keluarga. Realisasi hingga saat ini sudah mencapai 55,8 persen dari total anggaran disiapkan Rp 28,32 triliun.

Kedua adalah Kartu Sembako kepada 10 juta keluarga penerima PKH dan plus 8,8 juta keluarga. Jadi total penerima ada 18,8 juta keluarga. Perbulan, menerima Rp 200 ribu selama setahun. Jumlah penerima Januari-Maret 2021 adalah 15,9 juta keluarga.

"Ibu Mensos sudah janji sanggup memenuhi penerima kartu sembako ini,' kata Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers daring, Sabtu (17/7/2021).

Nah, baru saja diputuskan Presiden Jokowi, karena kondisi pandemi, ada tambahan 2 bulan ekstra untuk Juli-Agustus. Sehingga ada tambahan Rp 400 ribu bagi keluarga pemegang Kartu sembako. Anggarannya Rp7,52 Triliun.

Selanjutnya, adalah Bansos Tunai (BST) untuk 10 juta keluarga yang bukan penerima PKH dan kartu sembako. Penerimanya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mereka mendapatkan Rp 300 ribu perbulan selama 6 bulan. Total anggarannya Rp 18,08 triliun.

Di luar itu, sebenarnya Pemerintah masih memberikan BLT untuk 8 juta keluarga di pedesaan melalui transfer Dana Desa. Namun ini bukan dikerjakan oleh Kemensos. Informasinya akan dibikin dalam berita terpisah.

Untuk tambahan mengingat meningkatnya pandemi dan pemberlakuan PPKM Darurat, Pemerintah akan memberikan bantuan beras Bulog kepada 28,8 juta keluarga. Mereka adalah penerima PKH, Kartu Sembako, dan penerima BST. Pemerintah akan menyediakan 10 kg beras Bulog per keluarga dengan anggaran Rp3,58 triliun.

Selain itu, karena Mensos Tri Rismaharini juga menerima permintaan daerah, ada 5,9 juta keluarga yang diharap dapat bantuan pemerintah.

"Kita putuskan mereka akan menerima yang sama diterima penerima Kartu Sembako. Mereka akan dapat 6 bulan masing-masing Rp 200 ribu perbulan, anggarannya Rp 7,08 Triliun, kata SMI.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN