Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Febrio Kacaribu. Foto: IST

Febrio Kacaribu. Foto: IST

Kemenkeu Antisipasi Potensi Pandemi Jadi Endemik

Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:38 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investorid -  Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan pemerintah mengantisipasi adanya potensi pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi dalam waktu dekat ini berdasarkan penelitian oleh para ilmuwan.

Menurutnya dalam Survei Majalah Nature kepada 119 immunologists, infectious-disease researchers dan virologists di 23 negara menyebutkan bahwa Covid-19 akan menjadi endemi.

Advertisement

“Dikatakan how likely do you think that SARS-CoV-2 will become endemic virus dan 89% dari mereka mengatakan sangat likely menjadi endemi,” ujar Febrio dalam diskusi Strategi dan Outlook Perekonomian dan Kesejahteraan di Jakarta, Rabu (18/8).

Menurutnya masyarakat di dunia termasuk di Indonesia sudah mulai terbiasa untuk menerapkan kebiasaan baru yakni disiplin menjalankan protokol kesehatan 5 M. Sementara itu,  pemerintah terus melaksanakan 3T (testing, tracing, dan treatment) secara intensif disertai dukungan dari sisi menciptakan sistem kesehatan yang andal dan siaga.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi program vaksinasi seluas-luasnya karena upaya ini merupakan jurus utama dalam menciptakan pemulihan berkelanjutan. Bahkan saat ini, pemerintah tengah mengejar target vaksinasi 208 juta orang di akhir tahun 2021. Hal ini untuk mendorong terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity.

“Target vaksinasi kita sudah tingkatkan kemarin dengan terutama tambahan usia vaksinasi yang sampai 12 tahun ini target vaksinasi menjadi 208 juta di tahun 2021,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah berkomitmen untuk mempercepat akselerasi vaksinasi, yang tercermin dari data vaksinasi per minggu mencapai 1 juta dosis vaksin per hari dan akan terus ditingkatkan.

Selain itu, secara global, Indonesia menempati posisi kesembilan sebagai negara dengan tingkat vaksinasi tercepat yakni mencapai 84,14 juta dosis.

“Indonesia satu bulan terakhir mengalami perkembangan luar biasa kecepatan lakukan vaksinasi, berhasil jaga satu minggu terakhir vaksinasi itu rata-rata di atas 1 juta perhari. Kemudian secara global kita lihat, Indonesia sekarang berada di peringkat kesembilan ke dalam jumlah vaksinasi yang sudah diberikan dan ini akan terus kita dorong, kita tidak berpuas diri dengan angka 1,15 juta per hari ini per 17 Agustus kemarin,” tegasnya.

Lebih lanjut Febrio mengatakan vaksinasi merupakan salah satu jurus yang dilakukan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi nasional di tahun ini dan tahun mendatang.

Selain itu vaksinasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk kembali  melakukan kegiatan ekonomi secara aman.

“Vakisnasi akan meningkatkan kepercayaan dari masyarakat kita dan kita bisa secara bisa praktek lebih mobile dan bisa melakukan aktivitas kita dengan lebih percaya diri, sehingga perekonomian kita tidak bisa mulai bergerak secara gradual,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN