Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Giling tebu di pabrik gula milik PTPN X.  Foto: istimewa

Giling tebu di pabrik gula milik PTPN X. Foto: istimewa

PTPN X Incar Pendapatan dari Optimalisasi Aset Rp 15 Miliar

Jumat, 20 Agustus 2021 | 20:26 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X terus melakukan optimalisasi aset dengan menjalin kerja sama dengan banyak pihak. Optimalisasi aset ini diharapkan bisa menyumbang pendapatan Rp 15 miliar.

Direktur PTPN X Tuhu Bangun mengatakan PTPN X kini gencar melakukan optimalisasi aset untuk menangkap berbagai peluang bisnis yang ada dengan menjalin kerja sama dengan banyak pihak. Diantaranya dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk membangun tempat penampungan pasir di Sukowono, kemudian dengan IAIN Tulungagung untuk memanfaatkan tanah di Ngunut seluas 50 hektar, pemanfaatan lahan di wilayah Kediri untuk akses pengembangan Bandara Kediri, dan optimalisasi Kebun Klaten seluas 10 hektar yang dimanfaatkan untuk budidaya berbagai komoditi.

“Revenue dari optimalisasi asset ini ditargetkan bisa mencapai Rp 15 miliar,” kata Tuhu, Jumat (20/8/2021).

Giling tebu di pabrik gula milik PTPN X.  Foto: istimewa
Giling tebu di pabrik gula milik PTPN X. Foto: istimewa

Selain optimalisasi, PTPN X juga terus berupaya mengoptimalkan produksi gula. Sejak 20 Mei 2021 lalu PTPN X telah mengawali musim giling tahun 2021 dan dimulai di dua Pabrik Gula (PG) miliknya, yaitu PG Gempolkrep Mojokerto dan PG Ngadiredjo Kediri. Sampai 18 Agustus 2021, PTPN X telah memproduksi gula sebesar 146.823 ton dengan tebu digiling 2,07 juta ton, dan rendemen 7,41%.

“Angka produksi yang telah dicapai per 15 Agustus 2021 cukup baik. Sebagai upaya agar target tercapai, kami tetap melakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan setiap harinya, baik di sisi on farm maupun off farm. Pada sisi on farm, tebu yang masuk pabrik wajib memenuhi standar Manis, Bersih, Segar (MBS), sehingga nantinya rendemen yang dihasilkan juga tinggi. Pada sisi off farm, jam berhenti dan losses terus ditekan dengan maksimal,” terang Tuhu.

Menurut dia, beberapa tantangan dihadapi oleh PTPN X pada musim giling tahun ini, diantaranya adalah kompetisi yang ketat dalam memperoleh bahan baku. Namun, PTPN X sudah mempersiapkan berbagai strategi untuk pengamanan pasokan tebu. Dan setelah melewati satu bulan giling terlihat kinerja produksi tebu yang moncer dibanding tahun lalu baik dari jumlah gula yang dihasilkan, jumlah gula milik PTPN X dan rendemen yang naik dari tahun lalu.

“Berdasarkan parameter tersebut, PTPN X optimis akan ada perbaikan dari komoditas tebu jika dibandingkan tahun lalu,” tutur Tuhu.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN