Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

Menteri PUPR: Indonesia Butuh SDM Konstruksi Kompeten

Jumat, 27 Agustus 2021 | 13:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) Konstruksi yang kompeten. Hal ini mengingat ke depan pembangunan infrastruktur di Indonesia masih terus menjadi prioritas.

“Untuk itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terus dilaksanakan oleh Pemerintah, termasuk melalui Politeknik PU. Kementerian PUPR juga mempunyai tanggung jawab mengembangkan SDM yang kompeten di bidang infrastruktur PUPR," ungkap Menteri Basuki dalam keterangan pers, Jumat (27/8).

Menteri Basuki menambahkan Politeknik PU merupakan satu-satunya politeknik di Indonesia yang mempunyai spesialis D3 Teknologi Konstruksi Bangunan Air, D3 Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan dan D3 Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung.

"Semuanya dididik tenaga berkompeten yang ahli di bidangnya dengan mengedepankan praktik. Porsi pendidikannya lebih banyak di lapangan, dengan alat yang sama apabila anda bekerja di bidang konstruksi. Saya harapkan alat-alat termasuk di laboratorium dan alat-alat praktek sama dengan yang dipakai untuk bekerja di lapangan," tutur Menteri Basuki.

Untuk itu Menteri Basuki menginginkan agar para mahasiswa memanfaatkan sarana yang ada, untuk siap bekerja ditempatkan sesuai ahlinya dengan tidak melupakan prinsip akhlakul karimah bermanfaat bagi orang lain.

"Hanya dengan itu jasa konstruksi di Indonesia akan terus berkembang lebih baik. Saat ini tenaga kerja jasa konstruksi kita lebih banyak yang berada di level manajemen puncak, sementara level menengah kurang sehingga terjadi gap antara teori dan di lapangan. Anda dididik menjadi middle manager, untuk itu Anda harus siap," ujar Menteri Basuki.

Terakhir Menteri Basuki berpesan kepada para pengajar, instruktur dan pengurus untuk menegakkan disiplin belajar dalam mendidik mahasiswa agar menjadi kuat yakni kompeten, berani yang berarti berintegritas dan berjiwa seni.

"Di kampus ini berdasarkan laporan yang ada juga terdata mahasiswa yang ada hampir dari seluruh daerah di Indonesia, inilah bentuk Indonesia mini. Untuk membentuk karakter Indonesia selain pendidikan teknologi," ujarnya.

Politeknik PU merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) rintisan baru di bawah Kementerian PUPR yang dibuka sejak tahun 2019. Politeknik PU merupakan salah satu bentuk terobosan Kementerian PUPR untuk memenuhi kebutuhan dunia industri terhadap tenaga konstruksi terampil, dalam menghadapi tantangan global maupun tantangan nasional bidang Pekerjaan Umum serta mendukung pengembangan SDM yang merupakan salah satu dari lima program prioritas pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin.

Politeknik PU memiliki keunggulan dibandingkan dengan politeknik lainnya di antaranya adalah lulusan akan mendapatkan sertifikasi profesi level terampil, kompetensi lulusan sesuai kebutuhan di lapangan, OJT dan kerja praktek, workshop dan laboratorium (peralatan sesuai yang digunakan di lapangan).

Selain itu keunggulan dalam hal kurikulum mata kuliah khusus yang tidak diajarkan di politeknik lain dan keterlibatan industri konstruksi (BUMN) secara langsung sebagai pembimbing tugas akhir, serta tugas akhir wajib menggunakan studi kasus dan data pelaksanaan proyek infrastruktur PUPR.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN