Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan peluncuran virtual market place Pasar Klaster UMKM dan IKI Pasar. ( Foto: Istimewa )

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan peluncuran virtual market place Pasar Klaster UMKM dan IKI Pasar. ( Foto: Istimewa )

Emporia Digital Raya dan Pemprov Jateng Berdayakan UMKM

Senin, 30 Agustus 2021 | 07:51 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Emporia Digital Raya, entitas perusahaan PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC), bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Asosiasi Klaster Indonesia (AKSI) resmi bersinergi mengembangkan market place bernama Pasar Klaster UMKM dan IKI Pasar. Aliansi strategis ini telah di resmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara Geoplanning International Conference virtual pada 25 Agustus 2021.

Melalui video launching, Ganjar menyatakan bahwa Pasar Klaster UMKM harus jadi ruang alternatif bagi para pelaku UMKM di Jawa Tengah untuk semakin berkembang.

“Buktikan setelah marketplace ini meluncur setelahnya tidak akan hancur. Saya yakin teman teman pengelola bisa membanggakan,” ujar dia dalam siaran pers, Minggu (29/8).

Didalam sambutan pembukaan tersebut wakil gubernur Jateng berpesan agar masyarakat Jawa Tengah dapat menjual produknya secara online di Pasar Klaster UMKM dan masyarakat Jawa Tengah dapat membeli produk UMKM tersebut melalui situs laman ikipasar.id.

Kolaborasi tersebut bertujuan mendorong akselerasi digitalisasi sektor UMKM yang sangat penting untuk mendorong pergerakan roda perekonomian tanah air. Perubahan perilaku masyarakat selama pandemi Covid-19, khususnya dalam bertransaksi, dan melakukan pembelian perlu segera diadaptasi oleh para pengusaha UMKM. Kedepannya market place ini dapat menjadi wadah melakukan transaksi berbasis teknologi dan akan didukung dengan pendampingan berkelanjutan.

“Merupakan kebanggaan bagi kami untuk mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk mendorong transformasi digital UMKM di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM lokal diharapkan akan memiliki keahlian dan wawasan baru untuk bertahan, bertumbuh, bahkan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dengan bantuan teknologi yang akan kami sediakan dan bersama-sama kita melakukan perjalanan digital transformasi bisnis dan mendorong perekonomian nasional,” kata Product Development Group Head PT Emporia Digital Raya, Zikry Ariesky.

Pasar Klaster UMKM dan IKI Pasar sendiri terbuka untuk berbagai macam jenis usaha UMKM, seperti makanan, minuman, hasil olahan pertanian atau perikanan, batik, garmen, kerajinan tangan, produk olahraga, kesenian, kesehatan, perlengkapan rumah tangga dan lainnya.

“Pandemi menuntut pengusaha UMKM untuk beradaptasi dan bertransformasi ke arah digital. Bukan hal yang mudah diterapkan, untuk itu kedepannya kami juga akan menghadirkan berbagai macam aplikasi seperti transfer dana online, melakukan pinjaman modal serta pembayaran dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ataupun memiliki usaha Payment Point Online Bank (PPOB). Semua ini merupakan aksi nyata komitmen Kami kepada UMKM untuk memperluas digitalisasi,” tutur Zikry.

Sementara itu, Dianawati dari UMKM olahan rempah Racik Sewu Magelang berharap bahwam UMKM dapat bertahan melalui teknologi dan terus menghadirkan produk-produk inovatif kepada para pelanggan. “Untuk itu kami bergabung di Pasar Klaster UMKM Jawa Tengah dan kini usaha kami telah mengalami peningkatan. Kami mengajak seluruh UMKM di Jawa Tengah dan Indonesia untuk bergabung dan bangkit serta mendukung ekonomi Indonesia,” tambah dia.

Ketua Asosiasi Klaster Indonesia, DR.Agus Suryono MM mengungkapkan sebagai sebuah lembaga yang menitik beratkan pada pendampingan pengusaha pemula mulai dari hulu hingga hilir yang bersifat industri tentunya kerja sama ini sangat mendukung visi misi dari AKSI.

“Semoga kolaborasi antara lembaga, pemerintah daerah dan swasta ini akan membawa titik terang bagi UMKM di Indonesia untuk dapat lebih berkembang,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini Pasar Klaster UMKM dan IKI Pasar telah didukung lebih dari 1.000 UMKM dan ke depannya ditargetkan lebih dari 10.000 UMKM di Propinsi Jawa tengah akan bergabung. Berbagai kelas pelatihan dasar bagi UMKM untuk go digital telah disiapkan serta pendampingan teknologi lainnya. Sedangkan bagi para pembeli diharapkan bisa mendapatkan harga yang bagus juga mendapatkan informasi berbagai macam produk dari daerah Jawa Tengah.

Pasar Klaster UMKM adalah sebuah aplikasi mobile yang dapat diunduh melalui Play Store. Di dalamnya terdapat banyak produk digital untuk digunakan bertransaksi termasuk, terdapat IKI Pasar yang dapat melihat dan membeli produk-produk dari UMKM.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN