Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Kemenkop UKM Ajukan Pagu Anggaran Tahun 2022 Sebesar Rp 1,44 Triliun

Senin, 30 Agustus 2021 | 20:19 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengusulkan pagu anggaran tahun 2022 sebesar Rp 1,44 triliun.

Anggaran ini terbagi untuk program dukungan manajemen sebesar Rp 387,79 miliar, dan Rp 1 triliun untuk program kewirausahaan, UMKM, dan Koperasi.

“Dalam kesempatan rapat ini, kami mengusulkan adanya perubahan pagu anggaran per program,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR pada Senin (30/8/2021).

Dia menuturkan, perubahan anggaran yaitu Program Dukungan Manajemen yang berdasarkan pagu anggaran tahun 2022 sebesar Rp 370,43 miliar, menjadi Rp 387,796 miliar. Anggaran untuk program kewirausahaan, UMKM  dan Koperasi yang sebelumnya senilai Rp 1,071 triliun menjadi Rp 1,053 triliun. Perubahan anggaran tidak  berdampak pada total pagu anggaran.

Bila dirinci, anggaran tersebut akan digunakan untuk rinciannya terdiri dari pembiayaan rumah produksi bersama atau factory sharing sebesar Rp 100 miliar, sistem database tunggal UMKM sebesar Rp 405,93 miliar, fungsi pendidikan sebesar Rp 236,69 miliar, lalu anggaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Badan Layanan Umum (BLU) senilai Rp 231,14 miliar.

Kemudian, prioritas nasional sebesar Rp 203,17 miliar, belanja operasional pegawai senilai Rp 120,27 miliar, dan belanja operasional pemeliharaan dengan total 82,98 miliar.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR  dari Fraksi Demokrat Herman Khaeron meminta Menkop UKM Teten Masduki agar dapat meyakinkan Presiden Joko Widodo bahwa dengan anggaran tersebut, UMKM dapat menjadi jangkar perekonomian nasional.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19 UMKM lebih cepat pulih dibandingkan usaha besar.

Dengan besarnya peran UMKM dan koperasi ke perekonomian anggaran Kemenkop dan UKM, kata Herman, seharusnya bisa lebih besar dari Rp 1,4 triliun. Pemerintah bisa melakukan realokasi anggaran dari pos belanja lain dan dialihkan untuk Kemenkop UKM.

“Kalau selama ini BUMN sangat mudah mendapatkan PMN (Penyertaan Modal Negara), kenapa UMKM gak bisa? Pada akhirnya UMKM akan menopang daya beli, meningkatkan produksi, membuka lapangan pekerjaan, dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas dia.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN