Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Pemerintah Gelontorkan Rp1,2 Triliun untuk BLT Warteg dan PKL 

Kamis, 9 September 2021 | 13:47 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Pemerintah mulai melakukan uji coba penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) untuk pedagang kaki lima (PKL), pedagang warung, warteg yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan alokasi anggaran Rp 1,2 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bantuan ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo untuk memberikan bantuan kepada usaha kecil dengan angagran Rp 1,2 triliun, dan bantuan ini akan diberikan kepada 1 juta penerima dengan nilai Rp 1,2 juta per pelaku usaha.

 “Kami berharap dana ini bisa kita sampaikan Rp 600 miliar untuk TNI dan Rp600 miliar untuk Polri kemudian diteruskan kepada masyarakat terutama PKL. Jadi ini dananya Rp1,2 triliun,” katanya dalam Lauching Bantuan Tunai PKL-Warung secara virtual, Kamis (9/9). 

Ia mengatakan bantuan ini diberikan kepada warteg dan PKL seiring merebaknya varian delta yang menyebabkan omsetnya menurun karena terdampak kebijakan pemberlakuan PPKM Darurat.

“Beberapa pemilik warung dan PKL memberikan statement bahwa kehidupan mereka menjadi lebih berat karena biasanya bisa jualan (sekarang) omsetnya turun bahkan sampai 75%,” jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan selama ini bantuan untuk usaha kecil menengah disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM di masing-masing daerah.

“Ini sudah lebih dari 12 juta UMKM dan PKL yang mendapatkan bantuan masing-masing Rp1,2 juta,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk melibatkan TNI dan Polri dalam penyaluran bantuan kepada UKM dan PKL untuk menghindari ketegangan antara pedagang dan aparat.

Menurutnya pemerintah ingin menghindari ketegangan yang sempat terjadi antara aparat dan PKL seperti yang tejradi pada masa PPKM Darurat lalu. Dengan begitu, harapannya penutupan usaha kecil di daerah level 4 yang disertai penyaluran bantuan dapat menghindarkan konflik dan kekerasan.

Sri Mulyani menyebutkan nantinya akan ada 1 juta UKM dan PKL di seluruh Indonesia yang mendapat bantuan sebesar Rp1,2 juta dengan masing-masing dari TNI sebanyak 500 ribu UKM dan PKL serta 500 ribu dari TNI.

Adapun ucoba pemberian bantuan sebesar Rp1,2 juta melalui TNI dan Polri ini dilakukan kepada UKM dan PKL di Medan dengan didampingi langsung oleh Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Tak lupa, Sri Mulyani mengapresiasi upaya Polri yang langsung membentuk tim-tim untuk memastikan ketepatan penerima bantuan dalam rangka menekan potensi adanya penerima bantuan yang tumpang tindih.

Oleh karena itu, pemerintah juga harus memastikan penerima bantuan ini belum mendapat bantuan pada tahap pertama yang disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM demi menjaga keadilan.

“Polri langsung membuat tim untuk meyakinkan yang menerima itu benar. Tadi pakai tanda bukti bahkan pakai foto dan juga diadministrasikan langsung di komputer tanda terimanya. Jadi pertanggungjawabannya luar biasa,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penyaluran akan diperluas kepada PKL dan pengusaha bantuan bagi 1 juta UKM dan PKL ini setara dengan program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini diharapkan menjadi bantalan modal kerja dan modal hidup  agar pelaku usaha kecil dapat mampu bertahan dan pulih kembali.

“Alhamdulilah hari ini bisa dicairkan, selanjutnya tentu ini kita lanjutkan melalui TNI Polri di berbagai wilayah. Ini operasionalisasi di lapangan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN