Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

2021, Dafam Incar Penjualan Rumah Rp 30 Miliar

Kamis, 9 September 2021 | 15:45 WIB
Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – PT Dafam Property Indonesia Tbk (Dafam) membidik penjualan rumah tapak sekitar Rp 30 miliar pada 2021. Hingga semester I-2021, Dafam mengantongi penjualan rumah tapak Rp 13,66 miliar.

“Kami berharap bisa meraih penjualan dari bisnis perumahan sebesar Rp 30 miliar pada 2021,” ujar Billy Dahlan, direktur utama PT Dafam Property Indonesia Tbk dalam paparan publik virtual, Kamis (9/9/2021).

Dia menjelaskan, pada semester I-2021, penjualan rumah tapak Dafam melejit 53,41% dibandingkan periode sama 2020. Bila enam bulan pertama 2020 baru sekitar Rp 8,91 miliar, kini menyentuh Rp 13,66 miliar. “Salah satu penopang peningkatan penjualan rumah Dafam adalah karena adanya insentif PPN dari pemerintah,” papar Billy.

Direktur PT Dafam Property Indonesia Tbk Wijaya Dahlan menambahkan, selain insentif PPN, kenaikan jumlah penjualan banyak ditopang oleh perubahan sistem digital yang dilakukan oleh tim sales Dafam. “Kami menyiapkan virtual house tour, virtual marketing, dan terus secara rutin melakukan promosi lewat seluruh media sosial dimiliki oleh Dafam,” ujar dia kepada Investor Daily.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah tapak dan rumah susun (rusun) yang dibanderol berkisar Rp 300 juta hingga Rp 2 miliar. Aturan itu semula berlaku hingga Agustus 2021, namun oleh pemerintah diperpanjang hingga akhir Desember 2021.

Billy mengatakan, saat ini, Dafam mengembangkan empat proyek perumahan yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Salah satunya, ada di Batang, Jawa Tengah.

“Segmen rumah bersubsidi (FLPP) menjadi dominan untuk tahun ini,” kata Wijaya.

Editor : Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN