Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Air Asia. Foto: airasia.com

Air Asia. Foto: airasia.com

Kemenparekraf dan AirAsia Jalin Sinergi Antisipatif Pemulihan Pariwisata

Selasa, 21 September 2021 | 16:24 WIB
Thresa Desfika

JAKARTA, Investor.id- Maskapai AirAsia Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk menjalin sinergi dan kolaborasi untuk mengantisipasi pemulihan pariwisata nasional.

Nota kesepahaman ini mencakup sejumlah poin kolaborasi, di antaranya peningkatan brand equity, pelaksanaan aktivitas promosi, serta pertukaran data dan informasi untuk mendukung penyusunan dan pelaksanaan strategi pengembangan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Operasi AirAsia Indonesia Capt. Wuri Septiawan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya.

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga mengatakan, pihaknya merasa terhormat dapat kembali melanjutkan kolaborasi yang telah dijalin bersama Kemenparekraf sejak beberapa tahun terakhir.
"Melalui nota kesepahaman bersama hari ini, AirAsia menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan perekonomian nasional dengan menjalankan perannya tidak hanya sebagai pengangkut wisatawan tetapi juga sebagai agen pemasaran destinasi-destinasi pariwisata Indonesia ke publik internasional saat nantinya akses kembali dibuka," kata Vera dalam keterangan resmi, Selasa (21/9).

Dia menambahkan AirAsia akan mendukung Kemenparekraf untuk mengembalikan perhatian dan minat masyarakat dunia terhadap destinasi-destinasi wisata di Indonesia khususnya kepada basis konsumen AirAsia yang berada di Indonesia dan wilayah ASEAN serta negara-negara di Asia Pasifik.

"Kami berharap nantinya animo masyarakat untuk berwisata ke Indonesia dapat terus tumbuh sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional, khususnya bagi pelaku pariwisata, perhotelan, dan industri kreatif di destinasi saat akses kunjungan langsung kembali dibuka nantinya," ujar Vera.

Dia mengatakan, pihaknya yakin industri pariwisata nasional akan pulih lebih cepat dari yang diperkirakan seiring dengan percepatan vaksinasi yang terus meningkat dan membaiknya situasi pandemi di Tanah Air.

Sementara itu, Nia Niscaya menjelaskan, kerja sama kemitraan co-branding ini diwujudkan tidak hanya dengan menampilkan logo Wonderful Indonesia pada kemasan produk mitra co-branding. Namun juga, dengan berbagai macam program lainnya, seperti aktivasi online dan offline bersama, adanya produk khusus yang diproduksi oleh mitra, kegiatan kolaborasi bersama-sama dengan satu atau lebih mitra yang dapat saling mendukung, serta berbagi ilmu yang dimiliki oleh mitra kepada industri pariwisata agar mereka bisa semakin tumbuh dan kuat bersaing di kancah internasional.

Sebelum pandemi, AirAsia Indonesia  merupakan salah satu maskapai penyumbang utama masuknya penumpang internasional ke Indonesia. Pada tahun 2019, AirAsia Indonesia telah mengangkut 4,7 juta penumpang internasional atau sekitar 25% dari total kedatangan penumpang internasional di Indonesia. Itu belum termasuk maskapai lainnya di dalam jaringan AirAsia Group.


 

Editor : Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN