Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Bahlil: Upaya Peningkatan Investasi Memperhatikan Aspek Lingkungan

Selasa, 21 September 2021 | 23:59 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengajak investor dari mancanegara untuk ikut menanamkan modal di Indonesia.  Indonesia memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) melimpah mulai dari nikel, batubara, hingga minyak kelapa sawit. Pemerintah Indonesia tetap memperhatikan aspek lingkungan dalam meningkatkan porsi investasi.

“Kami sedang melakukan penataan untuk juga menghargai lingkungan termasuk juga adalah nikel termasuk batubara. Kami pro lingkungan, kami ingin ke depan Indonesia bisa memberikan kontribusi ke depan kepada dunia dalam menjaga iklim,” kata Bahlil dalam acara dialog bertajuk Post Pandemic Economic Recovery: Attracting Investment through Structural Reform pada Selasa (21/9).

Indonesia sedang memasuki fase baru dari investasi, dimana investasi dilakukan bukan hanya untuk barang mentah namun barang yang sudah memiliki nilai tambah. Oleh karena itu pemerintah gencar melakukan hilirisasi industri.

“Tidak cukup untuk membangun Indonesia dengan pola-pola seperti dulu lagi  Kami hari ini  sudah lebih mendorong kepada suatu program yang namanya energi baru terbarukan yang namanya hilirisasi terhadap seluruh sumber daya alam kami,” kata Bahlil.

Dia mengatakan kolaborasi harus dibangun  baik antara investor maupun dengan BUMN maupun dengan pengusaha pengusaha nasional dan UMKM. Kolaborasi menjadi titik penting  dalam pembangunan ekosistem investasi khususnya di Indonesia sekarang.  Pemerintah Indonesia terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan minat investor asing terhadap Indonesia baik melalui regulasi, kemudahan perizinan hingga kemudahan berusaha.

“Silakan teman-teman masuk untuk mengambil bagian dalam investasi. Nanti pemerintah akan  hadir mengurus izin, insentif, bahkan kalau perlu mengurus tanahnya juga. Tambangnya bisa  kita atur yang penting ada komunikasi yang baik dengan pemerintah,” ucap Bahlil.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi  realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal II 2021 adalah sebesar Rp 116,8 triliun atau 52,4% dari total capaian dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja Indonesia sebanyak 146,238 orang. Selanjutnya, untuk sektor penyumbang realisasi PMA terbesar berasal dari sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (22,1%), dan untuk lokasi proyek dengan realisasi investasi terbesar berada di Jawa Barat (19,8%). PMA yang menyumbangkan realisasi terbesar berasal dari negara Singapura (26,4%).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN