Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ekspor impor Indonesia merosot akibat pandemi Foto: SP/Joanito De Saojoao

Ekspor impor Indonesia merosot akibat pandemi Foto: SP/Joanito De Saojoao

Ekspor Perdana, 18 Ton Komoditas Pinang Dikapalkan ke Arab Saudi

Sabtu, 25 September 2021 | 10:07 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

SURABAYA, investor.id – Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Provinsi Jambi memfasilitasi pelepasan ekspor perdana komoditas pinang oleh PT Best Star Indonesia ke Arab Saudi di Jambi.

Jumlah pinang yang diekspor sebanyak 18 ton dengan total nilai mencapai US$ 1,5 juta. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi Agus Sunaryo.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Didi Sumedi, Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono, ITPC Jeddah Muhammad Rivai Abbas, perwakilan PT Best Star Indonesia selaku eksportir, dan perwakilan Mohammed Fayez Abdul Hadi Mohammad Al Attar Trading Est selaku importer hadir secara virtual.

“Kami mengapresiasi sinergi KJRI Jeddah, ITPC Jeddah, Pemerintah Provinsi Jambi, dan PT Best Star Indonesia yang telah bekerja sama menyelenggarakan pelepasan produk ekspor perdana komoditas pinang ke Jeddah,” papar Didi dalam keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu (25/9/2021).

Selanjutnya pihaknya berharap program pelepasan ekspor yang dilakukan Jumat kemarin akan menjadi program berkelanjutan, tidak hanya ke Arab Saudi, tetapi juga ke negara tujuan ekspor lainnya.

Didi mengatakan, pinang merupakan salah satu komoditas ekspor dengan tren pertumbuhan yang positif, khususnya dalam tiga tahun terakhir. Pada 2018, total ekspor pinang ke negara-negara dunia tercatat sebesar US$ 4,2 juta dan meningkat menjadi US$ 11 juta pada 2020.

“Ini adalah pekerjaan rumah bersama untuk dapat meningkatkan promosi produk pinang, khususnya di pasar Arab Saudi,” ujar Didi. Didi mengungkapkan, pinang yang diimpor dari Indonesia umumnya dipakai ekspatriat Asia Selatan yang tinggal di Arab Saudi untuk “nyirih”.

“Nyirih” adalah cara menikmati buah pinang dengan dikunyah. Kebiasaan “nyirih” mirip dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Hal ini tentunya dapat dimanfaatkan sebagai peluang mempromosikan pinang ke negara-negara dengan jumlah ekspatriat dari Asia Selatan yang tinggi.

Menurut Didi, Arab Saudi merupakan salah satu mitra penting perdagangan Indonesia. Setiap tahun, banyak jamaah dari seluruh penjuru dunia melakukan ibadah haji dan umrah. Sehingga, potensi ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi sangat tinggi.

Salah satu upaya pemerintah meningkatkan ekspor ke Arab Saudi yaitu dengan membuat nota kesepahaman (MoU) Haji dengan mitra untuk memasok kebutuhan jamaah haji dan umrah dengan produk Indonesia.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN