Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur BSI Cahyono Seto dan Plt. Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Kementerian LHK Helmi Basalamah saat penyerahan lakom BSI ketiga seluas 215,66 hektare di Bondowoso kepada Kementerian LHK di Jakarta, Selasa (12/10/2021). Foto: Istimewa.

Direktur BSI Cahyono Seto dan Plt. Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Kementerian LHK Helmi Basalamah saat penyerahan lakom BSI ketiga seluas 215,66 hektare di Bondowoso kepada Kementerian LHK di Jakarta, Selasa (12/10/2021). Foto: Istimewa.

Anak Usaha Merdeka Copper Serahkan Lakom 215,66 Ha di Bondowoso

Rabu, 13 Oktober 2021 | 23:14 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk yang mengoperasikan tambang emas di Banyuwangi, Jawa Timur, PT Bumi Suksesindo (BSI), menyerahkan lahan kompensasi (lakom) ketiga seluas 215,66 hektare di Bondowoso kepada pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Direktur BSI Cahyono Seto menyampaikan bahwa BSI mengoperasikan tambang emas di Banyuwangi di atas lahan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas 992 hektare. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2010 tentang Penggunaan Kawasan Hutan, BSI berkewajiban menyediakan lakom minimal dua kali lipat dari luasan IPPKH atau seluas 1.984 hektare.

BSI pun lalu menyediakan lakom di dua wilayah, yaitu di Bondowoso, Jawa Timur, dan Sukabumi, Jawa Barat, dengan total luas lahan 2.038 hektare. Sampai saat ini BSI telah menyerahkan 1.173,24 hektare lakom kepada pemerintah.

Sebelumnya BSI telah menyerahkan lakom kedua seluas 857,26 hektare di Sukabumi, Jawa Barat, pada September 2021 dan lakom pertama di Bondowoso seluas 100,32 hektare pada September 2020.

"Ini lakom yang terluas di Pulau Jawa yang pernah diserahkan kepada pemerintah oleh pemegang IPPKH,” kata Seto, Rabu (13/10/2021).

Sebelum lahan diserahkan kepada pemerintah, perusahaan juga berkewajiban untuk menanami lakom tersebut. Pada September tahun ini, tim penilai turun ke lakom Bondowoso untuk memverifikasi hasil penanaman dan menyatakan bahwa hasil reboisasi di atas lahan seluas 215,66 hektare yang terletak di Kecamatan Botolinggo, Cermee, Klabang, Prajekan, Taman Krocok, dan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso mencapai 100% dan bisa diserahkan kepada pemerintah. Tingkat keberhasilan minimum yang dapat diserahkan kepada pemerintah adalah 75%.

“Kami menanam jati, pinus, sengon dan beberapa jenis tanaman buah yang kami tanam sebelum kita serahkan. Kami bangga bisa berkontribusi dalam perluasan kawasan hutan di Jawa,” imbuh Seto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN