Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir. Sumber: BSTV

Menteri BUMN Erick Thohir. Sumber: BSTV

BUMN akan Hentikan Impor Vaksin dan Dorong Vaksin Merah Putih

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:34 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menghentikan impor vaksin dan mendorong produksi vaksin merah putih.

"Kami dan Kementerian Luar Negeri mencoba mencari solusi untuk tidak lagi impor vaksin dengan berupaya menemukan vaksin merah putih atau vaksin BUMN," ucap Menteri BUMN Erick Thohir di acara Capital Market Summit & Expo, Kamis (14/10).

Vaksin merah putih akan diupayakan Kementerian BUMN dengan menjalin kemitraan bersama berbagai pihak mulai dari universitas terbaik di Indonesia maupun lembaga riset. Termasuk kemungkinan untuk membuka kerja sama dengan universitas terkenal di dunia salah satunya Bellevue, Amerika.

Semua ikhtiar tersebut, kata Erick, dilakukan untuk mendukung upaya menciptakan ketahanan kesehatan nasional. Beberapa upaya yang sudah dilaksanakan di antaranya Kementerian BUMN bekerjasama membangun rumah sakit modular di berbagai wilayah seperti di Jakarta, Bandung, dan Lampung.

"Ada yang memang kita lakukan sendiri dan juga ada yang kita bekerjasama dengan kementerian agama khususnya. Kami bersama Kementerian PUPR juga telah mengonversikan Wisma Atlet Asean Games sebagai rumah sakit darurat penanganan Covid-19 yang efeknya luar biasa," ungkap Erick.

Kementerian BUMN bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga telah mengembangkan aplikasi Peduli Lindungi dan akhirnya bisa berjalan baik berkat dukungan seluruh kementerian sehingga aplikasi tersebut kini dapat diintegrasikan dengan pihak-pihak swasta dan aplikasi-aplikasi di kementerian lain. 

Beberapa inisiasi BUMN lainnya dilakukan dengan menjalin kemitraan bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Tenaga Kerja serta Kementerian atau Lembaga lain melalui penyaluran stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 376 triliun kepada 57 juta masyarakat sebagai kelompok penerima manfaat

Potensi Investasi di Sektor Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga menilai, potensi investasi di sektor kesehatan dalam negeri masih luar biasa baik dari pembuatan farmasi dan bahan bakunya.

"Termasuk peningkatan layanan primer seperti puskesmas sampai yang bersifat tersier seperti wisata kesehatan," ujar Luhut. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN