Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CV Mebel Internasional berhasil memperluas produk furnitur mereka ke Uni Emirat Arab (UEA) senilai USD 28,5 ribu, di Semarang, Rabu 13 Oktober 2021.(Foto: Dok. Kemendag)

CV Mebel Internasional berhasil memperluas produk furnitur mereka ke Uni Emirat Arab (UEA) senilai USD 28,5 ribu, di Semarang, Rabu 13 Oktober 2021.(Foto: Dok. Kemendag)

UKM Furnitur Binaan ECP Perluas Pasar ke UEA

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:38 WIB

SEMARANG, investor.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali berhasil mencetak pelaku usaha berorientasi ekspor lewat program pendampingan export coaching program (ECP) 2021. Kali ini, CV Mebel Internasional berhasil memperluas produk furnitur mereka ke Uni Emirat Arab (UEA) senilai USD 28,5 ribu.

Adapun pelepasan ekspor ini dilakukan di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (13/10).

“Kami terus memberikan fasilitasi untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM Indonesia melalui berbagai program dengan berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak,” ungkap Kepala Balai Besar Pelatihan dan Pendidikan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag Heryono Hadi Prasetyo, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis.

Sebelumnya, peserta ECP Jateng yaitu CV Megatrading Agri Corpora (MAC) di Klaten berhasil melakukan ekspor perdana ke Rusia pada Mei 2021 lalu.

Peserta Jateng lainnya yang juga berhasil yaitu CV Sinar Mulyo Kapok (Pati), CV Janitra Abadi Berkah (Semarang), dan CV Cahaya Anak Negeri (Magelang). Jadi hingga kini, total telah ada lima peserta ECP asal Jateng yang berhasil melakukan ekspor selama program berlangsung.

Adapun produk utama kelima peserta tersebut yaitu furnitur, briquette charcoal, kapok fiber, handicraft dengan nilai keseluruhan sebesar USD 116.220. Sementara untuk tujuan ekspor yaitu UEA, Rusia, Jerman, Brasil, Singapura, dan India.

Khusus UEA sendiri merupakan pasar nontradisional yang menjadi negara potensial bagi Indonesia untuk mengembangkan ekspor.

Hal ini mengingat, UEA menjadi hub untuk memasuki ke Kawasan Timur Tengah lainnya. Selain itu juga saat ini UAE menjadi tuan rumah Expo 2020 Dubai, pameran berskala internasional yang diikuti seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng M. Arif Sambodo, persentase ekspor furnitur ke UEA tercatat sebesar 0,93 persen dari total nilai ekspor furnitur Jateng pada periode Januari–Juli 2021. 

“Hal ini menandakan bahwa potensi ekspor furnitur ke UEA masih terbuka luas. Selain UEA, negara tujuan nontradisional yang cukup potensial bagi furnitur adalah Spanyol, Kanada, dan Swedia,” terangnya.

Owner sekaligus Komisaris CV Mebel Internasional Christianto Prabawa menambahkan, Pihaknya sangat terbantu dengan program ECP, khususnya dalam mencari pembeli.

" Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan atas bimbingan dalam mengolah data, mencari kekuatan, mencari data calon pembeli, dan menawarkan produk sehingga membuahkan pembeli baru,” pungkas Christianto.

Diketahui, ECP mencakup peningkatan kualitas produk, kesiapan proses ekspor, pemasaran dan pencarian calon pembeli potensial, perbaikan manajemen produksi, daya saing produk, desain dan kemasan produk untuk tujuan ekspor, serta pengembangan tim ekspor.

Pada 2021, ECP dilaksanakan di 10 kota, yaitu Semarang, Surabaya, Bandung, Bandar Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Banda Aceh, Serang, Samarinda, dan Makassar. Sebanyak 30 pelaku UMKM di setiap wilayah akan didampingi selama program berjalan. 

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : PR

BAGIKAN