Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Maruf Amin  Sumber: BSTV

Wapres Maruf Amin Sumber: BSTV

Wapres Dorong BLK Komunitas Link and Match dengan Dunia Industri

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:33 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id  - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) lebih memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, dan dipastikan selalu berkaitan dengan kebutuhan industri yang ada.

Dijelaskan Wapres, BLK adalah wadah pelatihan keterampilan yang dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.

Untuk itu, selain bersifat link and match dengan industri yang ada di sekitarnya, pembangunan sebuah BLK Komunitas harus dapat diperluas dengan melibatkan beragam komunitas. Seperti serikat pekerja/serikat buruh atau organisasi kemasyarakatan.

 "Sehingga, akan semakin banyak penduduk angkatan kerja yang mendapatkan kemudahan dalam mengakses lembaga pelatihan kerja," kata Wapres Ma’ruf Amin dalam keterangannya, Minggu (17/10/2021).

Menurut Wapres, pelatihan berbasis kejuruan dan keterampilan yang dikembangkan perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja lokal. Sekaligus mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha.

Yang diinginkan oleh Pemerintah, pada akhirnya dapat menekan angka pengangguran dan memulihkan perekonomian yang berbasis tenaga kerja produktif.

Hal itu disampaikan Wapres Maruf Amin setelah meresmikan dimulainya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Papua dan Papua Barat. Salah satunya melalui kerjasama dengan Yayasan Global Mission International Indonesia (GMII) di Manokwari.

Lebih lanjut Wapres memaparkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua periode Agustus 2020, jumlah angkatan kerja yang ada di Papua sebesar 1.767.403 jiwa.

"Data ini terdiri dari komponen angkatan kerja yang bekerja sebesar 1.691.475 jiwa dan komponen angkatan kerja yang menganggur sebesar 75.658 jiwa," urainya.

Data BPS ini, sambung Wapres, menggambarkan bahwa tingkat pengangguran terbuka meningkat sebesar 4,28%. Serta persentase penduduk miskin pada September 2020 yang masih di angka 26,80%.

"Masih relatif tingginya angka pengangguran antara lain disebabkan oleh ketidaksiapan untuk beradaptasi terhadap perubahan dengan disrupsi yang mengikutinya, sehingga diperlukan kecepatan, ketepatan, dan efisiensi sebagai pondasi yang penting untuk bisa bersaing terhadap negara lain di era teknologi digital saat ini," ungkap Wapres.

"Saya berharap pembangunan BLK Komunitas Yayasan GMII, menjadi salah satu pondasi bagi masa depan Papua dalam menciptakan dan meningkatkan SDM di tanah Papua yang hebat ini," tuturnya.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN