Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana sebuah mall di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan, Rabu (11/8/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Suasana sebuah mall di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan, Rabu (11/8/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Tarif Sewa Ritel Stabil Sampai Penghujung Tahun

Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:29 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id-Meski ada pelonggaran PPKM untuk sektor ritel, tak membuat harga sewa mal di Jakarta mengalami kenaikan.

Konsultan properti Colliers International Indonesia menyebutkan bahwa harga sewa untuk ritel di Jakarta sampai akhir tahun diproyeksikan stabil.

“Dari awal 2021 sampai sekarang tarif sewa dan biaya pemeliharaan cenderung stabil dan ini akan terus berlanjut hingga penghujung 2021,” ungkap Head of Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam acara Media Briefing, Colliers Indonesia, di Jakarta, baru baru ini

Menurut dia, penyesuaian tarif sewa dan biaya pemeliharaan sepertinya akan terjadi pada 2022 sejalan dengan perbaikan situasi ekonomi di Indonesia. “Skema bagi hasil (revenue sharing) menjadi opsi pembayaran yang banyak ditawarkan oleh para pengelola pusat perbelanjaan,” katanya.

Tarif sewa ritel di Jakarta rata rata di angka Rp550.000 permeter persegi dan tarif untuk pemeliharaan di angka Rp150.000 permeter persegi per bulan.

Sementara itu, kinerja selama kuartal III-2021, tidak ada pasokan baru ruang ritel di Jakarta, sehingga pasokan kumulatif tetap berada di angka 4.86 juta meter persegi. “Aeon Mall Tanjung Barat mungkin akan siap beroperasi pada kuartal empat 2021,” ujarnya.

Sedangkan perluasan Mall Margo City menambah pasokan kumulatif di area Bodetabek menjadi 2,87 juta meter. Dua mal baru di area Bodetabek diperkirakan akan selesai hingga penghujung tahun 2021.

Untuk tingkat hunian sendiri, lanjut Ferry, dampak dari PPKM level 4 membuat mal kembali tutup dan menyebabkan beberapa tenant tidak memperpanjang masa sewanya. tingkat hunian di Jakarta tercatat 71.2% turun 0.8% QoQ. sedangkan di Bodetabek tercatat di 70.2% turun 1.6% QoQ.

“Untuk tingkat hunian mal di CBD masih relatif tinggi yakni 76.1%. Di Non CBD tercatat tingkat hunian terendah hanya 58.5%,” ujarnya. 

Kebijakan anak usia 12 tahun kebawah yang diizinkan masuk mall, diperkirakan tingkat kunjungan mall akan terus meningkat dan tambah penyewa baru bisa menjadi magnet untuk meningkatkan kunjungan ke mal.

Editor : Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN